Jumat 19 Feb 2016 06:00 WIB

IBF Jadi Ajang Rekreasi Keluarga

Rep: Sri Handayani/ratna ajeng tejomukti/ Red: Damanhuri Zuhri
Peluncuran Islamic Book Fair (IBF) 2016. Ketua Panitia IBF 2016 M Anis Baswedan (kedua kiri) memberikan penjelasan saat Peluncuran Islamic Book Fair (IBF) 2016 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (19/11). Pameran buku Islam atau Islamic Book Fair (IBF) 2016
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Peluncuran Islamic Book Fair (IBF) 2016. Ketua Panitia IBF 2016 M Anis Baswedan (kedua kiri) memberikan penjelasan saat Peluncuran Islamic Book Fair (IBF) 2016 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (19/11). Pameran buku Islam atau Islamic Book Fair (IBF) 2016

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang pameran buku Islam terbesar di Indonesia, Islamic Book Fair akan diadakan kembali pada 26 Februari hingga 6 Maret 2016 di Istora Senayan, Jakarta.

Ketua Panitia Islamic Book Fair 2016 M Anis Baswedan mengatakan IBF 2016 mengangkat tema "Indahnya Keluarga Qurani". Anis beralasan IBF beberapa tahun terakhir memang selalu mengangkat tema Alquran.

Dia beraharap dapat memberikan insprirasi dan motivasi agar keluarga Muslim di Indonesia dapat kembali kepada Alquran. Sehingga tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah dengan berpedoman pada Alquran dan hadis.

Pada akhirnya mereka mampu mendidik anak-anak yang saleh, salehah dan cerdas. Mereka juga ingin mengajak keluarga muda sebagai pengunjung terbesar di IBF ini untuk berpedoman pada Alquran dalam membina rumah tangga.

"Kami menargetkan pengunjung lebih banyak daripada tahun kemarin, kira-kira meningkat lima ribu orang," ungkap Anis Baswedan optimistis.

Anis menargetkan tahun ini pengunjung mencapai 430 ribu orang selama 10 hari pameran. Target tahun ini meningkat lima ribu orang dibanding tahun lalu.

Panitia IBF berharap dapat memberikan nilai dakwah secara tidak langsung kepada umat Islam. Jika pengunjung meningkat tajam maka penjualan dapat meningkat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement