Selasa 09 Feb 2016 20:23 WIB

Din akan Pilih Guru-Guru Terbaik

Rep: c23/ Red: Damanhuri Zuhri
Din Syamsuddin
Foto: ROL/Fian Firatmaja
Din Syamsuddin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meresmikan berdirinya Pesantren Internasional Dea Malela di Dusun Pamangong, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (9/2).

Pesantren berbasis sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas tersebut, kata Din, tidak hanya menampung murid-murid dari dalam negeri, tapi juga sejumlah negara di Asia Tenggara.

Karena itu, guna melancarkan kegiatan belajar mengajar, dengan murid yang majemuk latar belakangnya, Din akan memilih guru-guru terbaik di Indonesia untuk dijadikan tenaga pengajar di pesantrennya.

"Kita akan memilih guru-guru terbaik dan harus menguasai bahasa asing, seperti bahasa Arab, Inggris, dan mungkin Mandarin," ungkap Din kepada Republika, Selasa (9/2). (Baca juga: Din Syamsuddin Dirikan Pesantren Bertaraf Internasional)

Selain itu, para guru, kata dia, juga harus memiliki kemampuan metodologis yang mumpuni. Dengan demikian, Din berharap pesantrennya mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya.

"Saya berharap Pesantren Internasional Dea Malela bisa mengikuti sekolah unggulan lainnya di dunia ini, baik di kalangan Islam mupun non Muslim," tuturnya menjelaskan.

Din mengaku dirinya juga akan menjadi pengasuh di pesantren yang didirikannya tersebut. Selain itu, ia akan menjabat posisi  Ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela.

Masa pendaftaran calon murid Pesantren Internasional Dea Malela akan dilaksanakan pada Maret. Sedangkan kegiatan belajar mengajar akan dilakukan pada Juni mendatang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement