Selasa 19 Jan 2016 17:35 WIB

Pelajar Mataram 'Ngaos' di Hari Pers Nasional

Suasana Masjid Islamic Center yang terletak di Tengah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (20/12). Masjid Islamic Center yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun ini rencananya akan dijadikan pusat data islam di nusantara.
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Suasana Masjid Islamic Center yang terletak di Tengah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (20/12). Masjid Islamic Center yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun ini rencananya akan dijadikan pusat data islam di nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM --  Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan menggelar kegiatan "ngaji on the street" dengan melibatkan ribuan pelajar madrasah di kota ini untuk menyambut puncak Hari Pers Nasional (HPN) yang akan berlangsung 9 Februari 2016 di Mataram.

"Kegiatan 'ngaji on the street' atau disingkat 'Ngaos' ini akan dilaksanakan di sepanjang Jalan Udayana," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Mataram Lalu Alwan Basri di Mataram, Selasa (19/1).

Namun demikian, lanjutnya, hingga saat ini tanggal pelaksanaan "Ngaos" belum dapat ditentukan karena harus dilakukan komunikasi lebih lanjut lagi dengan panitia HPN tingkat Provinsi NTB. "Rencananya sekitar tanggal 7 atau 8 Februari, tetapi pastinya akan kita rapatkan lagi dengan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait terutama Kantor Kementerian Agama Kota Mataram," sebutnya.

Pasalnya, kata dia, peserta "Ngaos" ini berasal dari pelajar madrasah se-Kota Mataram, dan akan mengaji atau membaca Al Quran sekitar satu juz di sepanjang Jalan Udayana. Direncanakan, kegiatan "Ngaos" juga akan menjadi salah satu program pemerintah kota untuk memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Untuk itu, kita terlebih dahulu akan mencari informasi jumlah peserta daerah lain yang sebelumnya telah memecahkan MURI, agar kita bisa menyiapkan peserta lebih banyak," katanya.

Selain "Ngaos" kegiatan lainnya yang menjadi tugas Pemerintah Kota Mataram dalam memeriahkan HPN 2016 ini adalah hiburan rakyat di Taman Bumi Gora yang mendatangkan artis ibu kota dan gala "dinner" di pendopo wali kota.

Sebagai tuan rumah, lanjutnya, dalam hal ini pemerintah kota telah melakukan persiapan dalam berbagai bidang seperti keamanan, kebersihan, dan sikap ramah tamah warga kota.

"Karena itu, pemerintah kota telah meminta aparat di kelurahan agar menyosialisasikan kegiatan HPN 2016 di Mataram sehingga masyarakat juga bisa mempersiapkan diri," katanya.

Dalam KUA PPAS 2016 Pemerintah Kota Mataram telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung kegiatan HPN 2016. Alokasi anggaran itu, katanya, sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah kota dalam mendukung dan menyukseskan kegiatan pers di kota ini mengingat pers adalah mitra pemerintah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement