Sabtu 07 Nov 2015 20:11 WIB

Gubernur Kaltim: Bangsa Indonesia Perlu Meneladani Pendiri Hidayatullah

Munas IV Hidayatullah di Balikpapan, Kaltim, 7-10 November 2015.
Foto: Dok Hidayatullah
Munas IV Hidayatullah di Balikpapan, Kaltim, 7-10 November 2015.

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN -- Musyawarah Nasional (Munas) IV Hidayatullah  resmi dibuka oleh Wapres M  Jusuf  Kalla di Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu  (7/11).  Acara  tersebut dihadiri 3.000 kader dai Hidayatullah yang tersebar di seluruh wilayah NKRI.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak yang turut hadir dalam acara tersebut mengusulkan agar bangsa Indonesia bisa meneladani kiprah perjuangan pendiri Pesantren Hidayatullah Abdullah Said.

"Kita mesti menghormati apa yang telah menjadi kiprah perjuangan Abdullah Said yang merintis Pesantren Hidayatullah  ini dari nol dan kini bisa menyebar ke seluruh Indonesia. Jadi, kita semua patut meneladani kerja-kerja nyata Hidayatullah ini," tutur Awang Faroek.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam program beasiswa Kaltim Cemerlang yang diperuntukkan bagi  400 ribu jiwa, 250 di antaranya diamanahkan kepada santri-santri Hidayatullah.

"Kami berharap, beasiswa ini bisa mendorong perubahan signifikan bagi Kalimantan Timur dalam program peningkatan mutu sumber daya manusia,” papar Awang Faroek Ishak.

Munas IV Hidayatullah digelar di Balikpapan, 25-28 Muharram 1437 H/ 7-10 November 2015.  Munas tersebut mengusung tema “Membangun moralitas bangsa menuju kesejahteraan umat”.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement