Ahad 20 Sep 2015 23:51 WIB

Vijecnica Brcko Jadi Monumen Nasional

Rep: Amri Amrullah/ Red: Agung Sasongko
Gedung Brcko
Foto: tripadvisor.com
Gedung Brcko

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Brcko merupakan satu di antara banyak kota di Bosnia yang menjadi bagian dari sejarah perebutan beberapa kekaisaran Eropa. Mulai dari Turki Usmani, Austria- Hungaria, hingga Tsar Rusia.

Pada 1716 peperangan antara tentara Turki Usmani dan Austria meninggalkan puing-puing di beberapa bagian kota ini. Setelah Austria-Hungaria merampas Brcko usai kekalahan Turki Usmani dari Tsar Rusia, Austria Hungaria kemudian membangun kembali tata letak kota ini pada 1882.

Pemerintah Austria-Hungaria mengembangkan jalan-jalan utama dan membangun dermaga Sungai Sava. Sejak saat itu Kota Brcko berubah secara drastis sebagai kota yang mengadopsi gaya Eropa neorenaissance secara keseluruhan.

Kehadiran gedung Balai Kota Brcko menjadi penanda perkembangan pesat kota ini.

Pada awal berdirinya, Balai Kota Brcko menjadi gedung penting representatif rakyat Brcko yang saat itu berada dalam yurisdiksi Austria-Hungaria.  Gedung ini juga dianggap sebagai kehidupan baru Eropa di Brcko setelah wilayah ini lepas dari kekuasaan Turki Usmani.

Namun, dengan mengadopsi arsitektur neomoorish menegaskan bahwa Brcko tetap menjadi bagian dari sejarah Islam di Eropa. Karakter khas budaya Islam inilah yang menjadikan Balai Kota Brcko tetap bagian identitas Islam bersanding dengan Masjid Savska dan masjid-masjid lain peninggalan Turki di kota ini.

Setelah sempat terbengkalai ketika Bosnia Herzegovina berada di bawah pemerintahan Yugoslavia, pada 2004 bangunan bersejarah di Brcko ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan bersejarah di Bosnia dan Herzegovina. Pada 2009 Pemerintah Bosnia Herzegovina melakukan renovasi dan pemulihan pembangunan struktur balai kota dan menjadikannya sebagai Monumen Nasional.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement