REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Sekelompok Muslim Inggris mendaki gunung tertinggi di negara tersebut, untuk mengumpulkan dana bantuan bagi orang-orang yang terkena dampak konflik Suriah.
"Kami benar-benar berterima kasih kepada semua orang yang mengambil bagian, karena kita tahu uang yang terkumpul akan membuat perbedaan besar bagi kehidupan begitu banyak orang," kata Muqaddus Khan, Manajer Penggalangan Dana di Inggris Utara, seperti dilansir OnIslam.net.
Sekitar 40 relawan dari Yayasan Bantuan Manusia yang berbasis di Bradford, mendaki Gunung Ben Nevis 9 Agustus lalu, demi mencari bantuan untuk membantu orang-orang yang telah dipengaruhi oleh konflik Suriah, yang meliputi para pengungsi dan janda.
Penggalangan dana dikumpulkan dari seluruh Inggris, termasuk Bradford, Manchester, Birmingham dan London, bermalam di Skotlandia dan mulai turun pada dini hari berikutnya.
Kelompok relawan dan staf Yayasan Bantuan Manusia, mereka menaklukkan gunung dengan mencapai puncak setelah berperang melawan angin kencang dan hujan.
Ben Nevis memiliki tinggi 4.408 kaki, dengan kondisi cuaca sangat sulit diprediksi serta jalur yang sangat curam. Pendakian gunung itu bahkan merupakan tantangan bagi para pendaki paling berpengalaman sekalipun. Ditambah dengan relawan yang bersuka cita, acara berhasil mengumpulkan lebih dari £ 5.000.
Hasil pengumpulan dana akan diberikan kepada Yayasan Bantuan Manusia yang berbasis di Bradford, dan merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat Internasional yang terdaftar.
Yayasan Bantuan Manusia diluncurkan tahun 1991, bertujuan untuk mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Pembangunan juga dimaksudkan untuk mendukung masyarakat lokal, dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Inggris merupakan rumah bagi hampir 2,7 juta warga Muslim.
Pada bulan Juli 2013, survei yang dilakukan oleh situs JustGiving telah menemukan jika umat Islam merupakan pemberi amal terbesar di Inggris, dibandingkan dengan agama-agama lain.