Rabu 07 Jan 2015 12:08 WIB

Rektor Unnes Rela Dipotong Gajinya Demi ZIS

Rektor Unnes dan Lazis Unnes
Foto: unnes
Rektor Unnes dan Lazis Unnes

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG--Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman MHum menyambut baik terbentuknya lembaga pengelola dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di lingkungan Kampus Konservasi tersebut. Bahkan, ia ikhlas gajinya dipotong untuk ZIS.

"Insya Allah mulai bulan Februari, gaji saya siap dipotong 2,5 persen," ujar Fathur, Rabu (7/1).

Fathur juga akan mendorong civitas akademika Kampus Unnes untuk menjadi muzakki dan menyalurkan dan ZIS melalui Rumah Amal Lazis Unnes.

"Saya optimis jika penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS dikelola secara baik dan maksimal dapat menyejahterakan masyarakat di lingkungan Unnes," kata Fathur.

Pembantu Rektor Bidang Administrasi dan Umum Dr Wahyono memberikan arahan agar Rumah Amal Lazis Unnes melakukan sosialisasi ke fakultas dan unit kerja lainnya.

"Hal itu akan membuat warga Unnes lebih mengenal dan mengetahui keberadaan lembaga," katanya.

Ketua Rumah Amal Lazis Unnes Dr Edy Purwanto menjelaskan, dosen dan karyawan  dapat memilih beberapa alternatif besaran potongan dana ZIS dari gajinya. Rinciannya, mulai dari  Rp 50 ribu, Rp 100 ribu hingga  besaran nominal ditentukan sendiri oleh yang bersangkutan.

Selain itu, ditambah 2,5 persen dari penghasilan dari gaji dan tunjangan profesi.

"Dosen dan karyawan bekerja di Unnes, memperoleh rezeki lewat Unnes, menyalurkan sebagian ZIS-nya lewat Rumah Amal Lazis Unnes untuk kemaslahatan warga Unnes dan sekitarnya," tambahnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement