Jumat 06 Mar 2026 20:41 WIB

Ketum PB Al Washliyah: Presiden Prabowo Berusaha Melindungi Bangsa Indonesia

Presiden Prabowo juga meminta dukungan para tokoh agama.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Presiden Prabowo Subianto turun dari pesawat setibanya di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Prabowo Subianto turun dari pesawat setibanya di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (Ketum PB Al Washliyah), KH Masyhuril Khamis turut menghadiri pertemuan silaturahmi bersama Presiden Prabowo Subianto dengan ratusan ulama, tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026) bertepatan dengan 15 Ramadhan 1447 H.

Kiai Masyhuril mengatakan, pertemuan yang diawali dengan acara buka puasa bersama, berlangsung dalam suasana keakraban antara pemerintah dengan ulama, membahas berbagai isu strategis. Termasuk membahas geopolitik global dan diplomasi Indonesia mendorong perdamaian di Timur Tengah.

Baca Juga

Kiai Masyhuril menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mengajak pimpinan ormas Islam, termasuk Al Washliyah, ulama dan pimpinan pondok pesantren untuk bersama-sama menjaga dan membangun bangsa ini, terutama dalam negeri.

"Walaupun di luar sana terjadi keadaan yang luar biasa, karena adanya perang, namun ia berharap serta mendoakan bahwa Indonesia dalam kondisi aman dan tetap waspada," kata Kiai Masyhuril kepada Republika, Jumat (6/3/2026)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement