Senin 17 Nov 2014 07:44 WIB

Ini Mega Proyek Ustaz Yusuf Mansur

Rep: c03/ Red: Agung Sasongko
Ustaz Yusuf Mansur.
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Ustaz Yusuf Mansur.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA--- Da'i dan Pendiri Pondok Pesantren Penghafal Al Qur'an (PPPQ) Darrul Qur'an, Yusuf Mansur membeberkan rencana pembangunan Mega Proyek. Seperti tertulis dalam akun twitternya, Ahad Malam (16/11).

Ia berkicau diakun pribadinya @Yusuf_Mansur, akan memulai mega proyek pembangunan 100 pesantrennya  pada awal 2019. "1.Insya Allah 1 Januari 2019, pukul 00:01, serentak dibangun 100 pesantren di 100 kota. Inilah 2019... It's all about a hundred itu," tuturnya.

Bersamaan dengan pembangunan pesantren, juga akan dibangun pula 100 mini market, 100 klinik Rumah Sakit Tipe D (tipe Pratama), 100 Pasar daging, 100 pasar buah, 100 pasar sayur, dan 100 pasar pakaian, 100 area kuliner, 100 Bank mini berbasis Syari'ah dan ATM Center, 100 babershop, 100 pertokoan, 100 areal pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

"6. Jadi, tiap-tiap pesantren tidak akan cuma jadi Institusi pendidikan belaka, melainkan sekalian digerakan semua ekonomi kreatif dan ikutannya," katanya. Pembangunan 100 pesantren di 100 kota tersebut ditargetkan selesai 2020.

Tak hanya itu, Yusuf Mansur pun menargetkan angnatan pertama di setiap pesantren minimal 1000 orang yang terbagi pdi Taman Kanak-Kanak (TK), siswa Sekolah Dasar (SD), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMA) dan Perguruan Tinggi. Ia pun menjelaskan nantinya para santri tak hanya dibekali ilmu disekolah dan pesantren namun juga para santri bisa praktek enterpreneur langsung.

"10. Karena itu di Grand Design-nya, di Master Plan-nya, ada 100 Tradisional Baber Shop," tutrnya.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan harian santri, Yusuf Mansur berencana akan belerjasama dengan masyarakat untuk membangus sarana dan prasarana pemenuhan kebutuhan santri, seperti 100 rumah pemotongan hewan halal, 100 Laundry, 100 areal persawahan, perkebunan, pertanian, 100 Guest House, Hotel mini dan kondotel.

"13. Karena itu, kita akan bangun 100 mata rantai ekonominya sekalian, tidak cuma fisik pesantren, dan semuanya akan melibatkan masyaralat," katanya.

Sebagai persiapan awal, Kata Yusuf Mansur Darrul Qur'an tengah membangun pabrik baja untuk bahan baku bangunan. Selain itu, dirinya siap untuk membangun pula sekolah-sekolah geratis. "25. Dengan pengalaman menggerakan 4 ribuan rumah-rumah tahfidz, yang sesungguhnya sudah jadi sekolah gratis, insyaallah ini mudah," tuturnya.

Bahkan rencananya sekolah tersebut akan menjadi sekolah multi etnis dan multi agama.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement