Sabtu 08 Nov 2014 07:59 WIB

Santri Daqu Gaza Disambut Meriah (2)

bupati lombok tengah h suhaili fadly thohir dan masyarakat lombok tengah sangat antusias menyambut santri daqu gaza
Foto: foto: damanhurizuhri/republika
bupati lombok tengah h suhaili fadly thohir dan masyarakat lombok tengah sangat antusias menyambut santri daqu gaza

REPUBLIKA.CO.ID,

Eni nyaris tak percaya, di hadapannya berdiri anak-anak Gaza yang selama ini hanya dilihatnya dari layar kaca. ''Seakan tak percaya, mereka bisa datang dari jarak yang sangat jauh ke Indonesia,'' ungkap Eni polos.

Ia pun lalu berujar, ''Mudah-mudahan, mereka bisa kembali ke negerinya dengan selamat dan mampu membangun negerinya sehingga bisa menjadi negeri yang merdeka,'' tuturnya penuh harap.

Yang tak kalah bahagianya dengan kunjungan santri Daqu Gaza di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah Haji Ahmad Muharis Muhsin yang akrab disapa Haji Haris, koordinator Daaqul Quran di Nusa Tenggara Barat serta Bupati Lombok Tengah Haji Suhaili Fadli Thohir.

Haji Haris yang selama ini lebih banyak tinggal di Makkah, Arab Saudi, mengaku sangat senang dipercaya pimpinan Daarul Quran Jakarta, untuk mengatur perjalanan santri Daqu Gaza selama berada di beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat.

Dengan segala upaya, Haji Haris mengkoordinasikan dengan pejabat dan tokoh ulama di Nusa Tenggara Barat untuk menyambut dan memperkenalkan secara luas kehadiran anak-anak dari Gaza, Palestina.

''Saya sangat bersyukur, masyarakat Nusa Tenggara Barat dapat menerima kehadiran anak-anak Gaza dengan suka cita dan penuh rasa antuasiame yang tinggi. Saya melihat, kehadiran anak-anak Gaza di NTB, seperti saudara mereka sendiri,'' ungkapnya.

Haji Haris tak pernah menyangka kehadiran anak-anak Gaza disambut sangat meriah oleh masyarakat Muslim Nusa Tenggara Barat. ''Sungguh ini penyambutan yang sangat meriah, mulai dari anak-anak, para pejabat hingga ibu-ibu, menyambut mereka dengan penuh suka cita,'' tuturnya semringah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement