REPUBLIKA.CO.ID,LONDON--Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Inggris (PCIM UK) mengadakan Darul Arqom (DA) bagi warga Muhammadiyah di Inggris untuk menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pergerakan Islam yang berwawasan modernis.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran warga Muhammadiyah di Inggris tentang cita-cita Muhammadiyah dalam konteks keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan,” ujar Ketua PCIM Inggris M Hilaly Basya dalam rilisnya, Ahad (21/9).
Sebagai bagian dari gerakan Islam dan elemen bangsa Indonesia, ujarnya, PCIM memiliki harapan untuk membangkitkan semangat dakwah anggota-anggotanya. Maka, untuk penguatan ideologi internal, kegiatan ini juga menjadi media perekrutan anggota baru, tema yang diangkat adalah Peran Penting Muhammadiyah dalam Modernisasi dan Perwujudan Perdamaian Dunia.
Kegiatan ini diselenggarakan tanggal 30 Agustus 2014 di London dan tanggal 14 September 2014 bertempat di Leeds. Kegiatan ini dihadiri oleh warga Muhammadiyah dari beberapa kota, seperti London, Leeds, York, Newcastle, Sheffield, Hull, Nottingham, Huddersfield, dan Colchester.
Hadir pula cicit pendiri Muhammadiyah, MD Hilal yang menyampaikan pengalaman dan perkembangan dakwah Islam di Inggris. Pada acara ini juga diisi dengan sharing pengalaman para mualaf yang menjadi murid-murid di lembaga Steps to Allah yang dipimpinnya.
Pelaksanaan kedua bertempat di Universitas Leeds dengan menghadirkan empat pembicara dari Indonesia. Yakni, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Haedar Nashir, Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Zamroni, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Prof. Dr. Muhadjir Effendi , dan Rektor Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Dr. Kasiyarno.




