Ahad 27 Jul 2014 17:06 WIB

Astaghfirullah.. Warga AS ini Minta Israel Membom Mekkah

Kicauan Ari David di Twitter
Foto: dakwatuna.com
Kicauan Ari David di Twitter

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang warga Amerika Serikat membuat pernyataan kontroversial dalam akun Twitternya.

Pada Sabtu (19/7), Ari David mengatakan lewat akun Twitternya,“Ya karena saya percaya Israel seharusnya tidak menjadi satu-satunya negara yahudi! Saya ingin orang-orang Yahudi untuk menaklukkan Arab Saudi dan membom nuklir Mekah”.

Pernyataan provokatif dan bernada rasis tersebut sontak mengundang kecaman dari para netizen khususnya pengguna Twitter.

Dalam akun Facebooknya, warga Amerika yang tinggal di California ini mengklaim dirinya sebagai seorang penulis, aktor, humoris, pakar politik, blogger, dan pakar bidang Timur Tengah. Ari David memiliki 46,9 ribu follower pada akun Twitternya.

Seorang politisi sayap kanan Prancis, Jacques Renaud, sebelumnya juga menyulut amarah umat Islam. Dia menyebut ratusan anak-anak Palestina yang tewas akibat kebiadaban penjajah Israel sebagai 'daging halal'.

Renaud, wakil wali kota yang berafiliasi dengan partai oposisi UMP, melontarkan pernyataan kejinya tersebut saat ribuan Muslim Prancis bersiap turun ke jalan untuk menggelar demonstrasi menentang agresi Israel ke Gaza.

Renaud (66), yang dikenal sebagai pengusaha sukses pendukung Israel, langsung menulis di akun Twitternya. ''Dukungan besar untuk semua penyerang Yahudi Prancis. Kita hidup di abad 21, sedikit kesopanan dan kemanusiaan akan diterima,'' kicaunya menyindir aksi demonstrasi proPalestina dari ribuan Muslim Prancis.

Seorang pengguna Twitter langsung mengkritik Renaud dengan mengirimkan foto anak Palestina yang tewas akibat kebrutalan agresi Israel. Foto tersebut mengacu pada 200 anak Palestina yang kehilangan nyawa akibat aksi biadab Israel.

Tapi, apa komentar Renaud menanggapi foto tersebut. ''Ini daging halal, saya pikir,'' ujar Renaud, tanpa merasa berdosa, seperti dikutip Daily Mail.

sumber : dakwatuna.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement