Senin 23 Jun 2014 10:52 WIB

Situs Bersejarah Jeddah Resmi Masuk Daftar Warisan Dunia

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Agung Sasongko
Jeddah
Foto: AP
Jeddah

REPUBLIKA.CO.ID,  JEDDAH -- Area Bersejarah Jeddah resmi ikut masuk jajaran situs warisan dunia yang diakui oleh badan kebudayaan UNESCO, Sabtu (22/6). Ketua Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Purbakala, Pangeran Sultan Bin Salman mengumumkan wilayah historis tersebut masuk daftar warisan dunia setelah disetujui oleh Komite Warisan Dunia UNESCO pada sesi ke 38.

''Keputusan UNESCO ini selanjutnya akan menyoroti posisi historis kerajaan dan warisannya yang kaya,'' kata Pangeran Sultan, dikutip AFP. Dimasukannya situs lain tentang kerajaan ke situs warisan UNESCO menunjukan platform utama dan saksi yang kuat dalam peran negara melakukan interaksi dengan manusia selama berabad-abad.

Pangeran Sultan menambahkan keputusan UNESCO menunjukan bagian dari inisiasi komprehensif yang diambil di bawah protek Raja Abdullah untuk merawat warisan budaya. Hal ini sebelumnya telah disetujui oleh kabinet.

Pangeran Sultan memuji upaya besar yang dibuat oleh Emir Makkah Pangeran Mishal Bin Abdullah dan mantan emir Pangeran Majed Bin Abdulaziz, Pangeran Abdul Majeed Bin Abdulaziz dan Pangeran Khaled Al-Faisal, juga Gubernur Jeddah Pangeran Mishal Bin Majed karena telah bekerja keras untuk membuat wilayah historis masuk dalam daftar Situs Warisan UNESCO.

Situs Historic Jeddah merupakan gerbang ke Makkah. Situs ini terletak di pantai timur Laut Merah. Dari abad ketujuh Masehi, situs didirikan sebagai pelabuhan utama untuk rute perdagangan Samudera Hindia yang menyalurkan barang ke Makkah. Situs juga merupakan pintu gerbang bagi peziarah ke Mekah yang tiba melalui laut. Kota itu berkembang menjadi pusat multikultural ditandai dengan tradisi arsitektur yang khas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement