Rabu 07 May 2014 06:14 WIB

DMI Siap Perbaiki 100 Ribu Pengeras Suara Masjid

Jusuf Kalla (JK)
Foto: Republika/Yasin Habibi
Jusuf Kalla (JK)

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Dewan Masjid Indonesia bakal memperbaiki 100 ribu alat pengeras suara yang kini dimanfaatkan oleh masjid di Pulau Jawa dan sekitarnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, Jusuf Kalla, di Banjarmasin, Selasa pada pelantikan pengurus DMI Kalsel mengatakan saat ini sekitar 70 persen dari 250 ribu masjid di Indonesia alat pengeras suaranya kurang berfungsi dengan baik.

"Tidak sedikit pengeras suara di masjid sering mendengung, apalagi di masjid yang baru dibangun dengan lantai marmer dan dinding kaca, maka suara pengerasnya sering memantul," katanya.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat isi ceramah maupun kutbah Jumat yang disampaikan penceramah, tidak bisa didengar jamaah dengan baik. Bahkan berdasarkan survei, akibat kondisi pengeras suara yang tidak baik, isi ceramah para ulama di masjid hanya bisa diserap sekitar 20 persen jamaah.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat fungsi masjid untuk berdakwah tidak bisa maksimal. Sehingga, wajar bila banyak jamaah pada saat kutbah Jumat tertidur.

Jusuf Kalla bahkan mengibaratkan orang yang naik angkot dengan sopir ugal-ugalan itu lebih baik dibanding orang yang mendengarkan kutbah di masjid dengan pengeras suara yang tidak baik.

Perumpamaan Jusuf Kalla tersebut membuat beberapa undangan mengernyitkan dahi dan bertanya-tanya apa maksudnya. Namun setelah dijelaskan, seluruh undangan tertawa serentak.

"Kalau orang naik angkot dengan sopir yang ugal-ugalan, sepanjang jalan akan mengucapkan kalimat astagfirullah atau berzikir secara terus menerus,'' katanya. ''Kalau orang mendengarkan khutbah Jumat dengan pengeras suara yang tidak baik, maka orang akan tidur dan tidak mendapatkan pahala Jumat."

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement