Kamis 17 Apr 2014 17:00 WIB

340 Mitra DD di Bantaeng Dimandirikan

Workshop pemandirian mitra DD di Banteng
Foto: dok DD
Workshop pemandirian mitra DD di Banteng

REPUBLIKA.CO.ID, BANTAENG -- Setelah Kulon Progo, Yogyakarta dan Serang, Banten kali ini klaster mandiri Dompet Dhuafa (DD) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dimandirikan.

Selama tiga tahun, program telah menjaring sebanyak 340 mitra (penerima manfaat) dengan total dana program yang digulirkan Rp. 1.690.390.100.

Program klaster mandiri terbagi menjadi tiga bidang, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Masyarakat Mandiri (MM), Peternakan oleh Kampoeng Ternak (Kater), dan Pertanian oleh Pertanian Sehat Indonesia (PSI).

“Program Klaster Mandiri Bantaeng tidak serta merta dilaksanakan namun harus melalui kajian mendalam yang didasarkan pada peta kemiskinan yang dimiliki oleh Dompet Dhuafa,” ujar Direktur Relief dan Pemberdayaan DD, Rini Suprihartini.

Rini menambahkan, pelaksanaan program pemberdayaan yang dilakukan senantiasa bersinergi dengan pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Sehingga diharapkan program ini mendapat dukungan serta mampu bersinergi dengan program-program Pemda.

Sinergi dengan Pemda Kabupaten Bantaeng telah dilakukan dengan baik bahkan mendapat dukungan langsung dari Bupati. Hal tersebut terlihat dari awal ketika sang bupati menghadiri pembukaan Klaster Mandiri Bantaeng.

“Program tidak akan berhenti walaupun secara formal telah selesai. Kami akan tetap melakukan monitoring terutama terhadap koperasi yang terbentuk,” tutur Rini.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement