Rabu 16 Apr 2014 02:38 WIB

Yayasan Turki Bangun Masjid di Kuba

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Hazliansyah
 Muslim Kuba mendengarkan pembacaan ayat suci Alquran usai makan Iftar atau buka puasa bersama di Havana, Cuba, Jumat (3/8).   (Desmond Boylan/Reuters)
Muslim Kuba mendengarkan pembacaan ayat suci Alquran usai makan Iftar atau buka puasa bersama di Havana, Cuba, Jumat (3/8). (Desmond Boylan/Reuters)

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Satu yayasan Turki yang bergerak di bidang keagamaan, Türkiye Diyanet Vakfı (TDV), mengirim delegasi mereka ke Kuba untuk membahas pembangunan masjid di ibu kota Havana. 

Asisten Manajer TDV, Mustafa Tutkun mengatakan, lembaganya telah meminta izin kepada Departemen Urusan Agama Kuba untuk memulai proyek pendirian tempat ibadah umat Muslim tersebut. Menurut rencana, masjid ini akan dibangun di atas sebidang tanah di Distrik Kota Tua Havana.

“Desain bangunannya nanti akan mengikuti rancangan Masjid Ortakoy yang terkenal di Istanbul,” ujar Tutkun seperti dikutip dari World Bulletin, Selasa (15/4).

Dia menambahkan, masjid baru ini didirikan untuk melayani 3.500 umat Muslim yang ada di Havana. Berdasarkan perkiraannya, pembangunan masjid ini bakal rampung dalam waktu satu tahun ke depan. 

Tutkun berpendapat, desain Masjid Ortakoy sangat cocok diterapkan untuk masjid baru tersebut. “Ini dikarenakan tampilan Masjid Ortakoy yang serasi dengan arsitektur bangunan-bangunan lain yang terdapat di sekitar Havana,” ujarnya. 

Rencana pembangunan masjid di Kuba kali ini merupakan bagian dari program TDV dalam menyediakan tempat ibadah bagi umat Islam yang tinggal di kawasan Karibia. Sebuah proyek serupa yang dijalankan lembaga tersebut di Haiti, dijadwalkan akan selesai pada akhir tahun ini. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement