Ahad 07 Apr 2013 23:59 WIB

Abel Xavier Menemukan Islam Saat Terpuruk (Bagian-1)

Rep: nidia zuraya/ Red: Damanhuri Zuhri
Abel Xavier
Foto: .
Abel Xavier

REPUBLIKA.CO.ID, Bagi penggemar sepak bola, Abel Xavier tentu bukanlah sosok yang asing. Pemain ini pernah merumput di sejumlah klub terkemuka, seperti Everton FC, PSV Eindhoven,  Liverpool FC, dan sejumlah klub lainnya.

Ia biasa tampil di lapangan hijau dengan gayanya yang nyentrik. Gayanya seperti pemain basket NBA, Dennis Rodman.

Pencinta olahraga si kulit bundar juga pasti tak akan lupa dengan sosok Xavier saat Portugal berhadapan dengan Prancis pada semifinal Piala Eropa 2000.

Pemain belakang Timnas Portugal itu dinyatakan terkena handsball di kotak penalti. Handsball yang kontroversial itu membuat mimpi Portugal untuk melaju ke babak final akhirnya kandas.

Lantaran Xavier, Portugal tersingkir dari perhelatan sepakbola negara-negara Eropa tersebut secara tragis. Sosok Xavier memang mudah diingat, bukan hanya karena permainannya di lapangan hijau, melainkan juga karena penampilannya yang terbilang nyentrik.

Bek asal Portugal itu memang dikenal senang menata rambutnya. Selama merumput di lapangan hijau, ia pernah tampil dengan rambut dan jambang berwarna blonde.

Di lain kesempatan, ia mengecat jambang dan rambutnya dengan warna putih dan tetap menyisakan warna hitam di bagian akar rambutnya.

Di pengujung kariernya sebagai pesepak bola, lagi-lagi ia membuat gempar para pencinta si kulit bundar di seantero dunia dengan pengakuannya yang terbilang mengejutkan.

Pada Desember 2009, ia menyatakan dirinya telah menjadi seorang mualaf. Bahkan, ia juga  mengganti namanya dengan Faisal Xavier.

Abel Luis da Silva Costa Xavier atau lebih dikenal dengan Abel Xavier lahir pada 30 November 1972 di Mozambik (provinsi Portugal). Ia memulai karier sebagai pesepak bola profesional saat bergabung bersama Estrela da Amadora pada usia 18 tahun.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi