Kamis 13 Dec 2012 14:15 WIB

Rithah al-Hamqa, Perempuan Pemintal Benang (5-habis)

Rep: Fitria Andayani/ Red: Chairul Akhmad
Ilustrasi
Foto: erstarnews.com
Ilustrasi

Jangan Mencintai Dunia Berlebihan

Benar tidaknya kisah mengenai Rithah atau Saidah al-Asadiyah, jalan ceritnya mengajarkan bahwa hanya Allah yang mampu mengabulkan doa seseorang.

Bahwa para ahli nujum dan berhala-berhala tidak patut dipercaya serta disembah. Seperti difirmankan dalam surah al-Baqarah ayat 186. “Dan apabila hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka jawablah bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang-orang yang berdoa kepada-Ku…”

Kepada Dialah asa semestinya digantungkan karena Allah menyukai orang-orang yang berdoa kepada-Nya dan Allah tidak akan pernah ingkar janji.

 

Melalui kisah ini, kita juga diingatkan untuk tidak cepat berputus asa dan selalu bersabar atas segala cobaan yang datang, seperti dinukilkan dari surah al-Baqarah ayat 45:

“Dan jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya yang demikian itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Rabbnya dan mereka akan kembali pada-Nya.”

Selain itu, sentiasa bersangka baik (husnudzan) kepada-Nya. Karena, sesuatu yang kita cintai atau sesuatu yang kita anggap baik (jodoh) belum tentu baik bagi kita menurut Allah. Begitu pula sebaliknya. Sesuatu yang kita anggap buruk bagi diri kita belum tentu buruk menurut Allah.

“Boleh jadi kamu mencintai sesuatu padahal sesuatu itu amat buruk bagimu dan boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu. Kamu tidak mengetahui sedangkan Allah MahaMengetahui,” demikian surah al-Baqarah ayat 216.

 

Kisah Rithah juga mengingatkan agar kita selalu mengarahkan cinta (mahabbah) tertinggi kita kepada yang memang berhak memilikinya. Cinta Rithah yang begitu tinggi justru diarahkan kepada manusia, yaitu suaminya yang justru tak pernah mau mencintainya.

Hal ini justru membuatnya hilang akal. Cinta yang tertinggi hanya patut dipersembahkan untuk Allah. “Adapun orang-orang yang beriman itu amat sangat cintanya kepada Allah.”  (QS al-Baqarah: 165).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement