Rabu 17 Oct 2012 09:26 WIB

Inilah Masalah Kesehatan Jamaah Haji di Tanah Suci (2)

Rep: Hannan Putra/ Red: Dewi Mardiani
Petugas di tanah air sedang mengatur koper-koper bawaan jamaah haji asal Boyolali. Tahun ini Arab Saudi menerapkan aturan baru lebih ketat terhadap bagasi dan barang bawaan jamaah haji.
Foto: ANTARA
Petugas di tanah air sedang mengatur koper-koper bawaan jamaah haji asal Boyolali. Tahun ini Arab Saudi menerapkan aturan baru lebih ketat terhadap bagasi dan barang bawaan jamaah haji.

REPUBLIKA.CO.ID, Bila troli tidak ada, maka tas-tas dan koper-koper itu harus di-jinjing atau digotong. Proses yang kurang lebih sama juga akan terulang saat kedatangan ke tempat tujuan.

Jikalau anda merasa perlu membeli koper baru, kalau memungkinkan, belilah koper yang beroda. Ini akan sangat memudahkan anda, karena koper tersebut dapat ditarik, tidak perlu dijinjing.

Cara mengangkat barang-barang yang berat adalah dengan membengkokkan lutut (dengan posisi setengah jongkok) dan mengangkatnya dengan punggung lurus. Jangan mengangkatnya dengan membengkokkan punggung (membungkuk)!

Lebih baik anda meminta bantuan orang-orang atau saudara-saudara yang tidak berangkat haji ataupun staf-staf hotel untuk membawakan barang-barang anda.

Jika anda memang sudah mengalami sakit punggung, maka perhatian ekstra harus diberikan, bukan hanya dalam masalah angkat-mengangkat, namun hindarilah juga duduk dalam posisi yang tidak nyaman atau duduk di kursi yang sangat rendah, membungkuk, memutar punggung dengan sembrono. dan hal-hal lamnya yang dapat memperparah sakit punggung anda.

Ingatlah, sakit punggung dapat memakan waktu hingga satu bulan untuk pulih. Jika cakram persendian sampai bergeser, pemulihannya akan lebih lama lagi, bahkan terkadang membutuhkan operasi. Ringankan bawaan anda. Angkat barang-barang bawaan anda dengan cara yang benar.

sumber : Panduan Kesehatan Haji dan Umrah, Oleh Dr Farouk Haffejee
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement