REPUBLIKA.CO.ID, Masjid Sultan Hassan adalah salah satu bangunan masjid terbesar di dunia dengan panjang 150 meter dan mencakup lahan seluas 7.906 meter persegi.
Bangunannya tinggi menjulang dengan dinding setinggi 36 meter dan bagian menara mencapai 68 meter. Bangunan masjid dan madrasah itu berbentuk persegi panjang melengkung.
Saat memasuki kompleks masjid itu, pengunjung akan melalui sebuah portal tinggi yang merupakan pintu masuk utama.
Sebuah lorong gelap dengan bagian langit-langit yang rendah akan mengarahkan pengunjung ke sebuah halaman terbuka. Pintu masuk utama terletak di ujung barat berhadapan dengan arah selatan.
Yulianto Sumalyo dalam bukunya yang berjudul “Arsitektur Masjid dan Monumen Sejarah Muslim” memaparkan, pintu masuk utama itu berupa gerbang yang luar biasa besar dengan ketinggian mencapai 37 meter. Seluruh permukaan gerbang didominasi hiasan muqarnas setengah kubah dari sebuah ceruk. Bagian sudutnya dihias dengan pilaster berbentuk untir-untir atau spiral.
Dalam perencanaan awal, di atas portal pintu masuk utama itu tadinya akan didirikan minaret (menara kembar). Namun, karena salah satu menara yang sudah dibangun runtuh, akhirnya rencana tersebut tidak jadi direalisasikan.
Bagian portal dihiasi aneka ragam ornamen, termasuk motif Cina berupa bunga-bunga lotus. Pintu utama juga dilapisi oleh batu marmer yang di bagian atasnya terpahat tulisan kaligrafi gaya kufi yang dipadu dengan ornamen floral.
Di tengah-tengah halaman terbuka, terdapat tempat wudhu yang tertutup oleh kubah kayu dengan penopang delapan buah tiang yang terbuat dari batu pualam. Tempat wudhu ini dilengkapi dengan beberapa pancuran air.
Di sekeliling empat sisi halaman terdapat iwan berkubah dengan aksen lampu gantung rantai dan rims merah putih. Setiap iwan diperuntukkan bagi salah satu dari empat mazhab Sunni.




