Jumat 13 Apr 2012 15:14 WIB

Masyarakat Kosovo Khawatir Geliat Muslim

Rep: Agung Sasongko/ Red: Hafidz Muftisany
Muslim Kosovo
Foto: timesofummah.com
Muslim Kosovo

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Geliat Islam di Kosovo segera memicu kekhawatiran diantara masyarakat negara pecahan Yugoslavia ini. Kekhawatiran itu terlalu mengada-ngada mengingat kehidupan beragama di negara ini cukup dinamis.

Peneliti dari Lembaga Inisiatif Kestabilan Kosovi (KSI), Brikena Hoxha mengatakan saat ini jumlah masyarakat Kosovo yang mengenakan jilbab terus meningkat. Demikian pula dengan jumlah pria berjenggot. "Ini adalah hal yang baru bagi kami," kata dia seperti dikutip dari onislam.net, Jum'at (13/4).

Lain lagi dengan pendapat sejumlah pihak yang mengatakan Kosovo akan menjadi negara Islam konservatif. Pendapat itu merujuk dari penolakan muslim untuk menerima bentuk sekularisme dalam Kosovo.

Presiden Majelis Komunitas Muslim Kosovo, Xhabir Hamiti segera membantah pendapat itu. Menurutnya, muslim Kovoso berpikir dengan cara Eropa. "Itu yang menjadi ciri khas kami," ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri, Vlora Citaku mengatakan jilbab atau burka bukanlah elemen dari identitas Kosovo. Pernyataan itu dilontarkannya, saat ada upaya mengamandemen konstitusi Kosovo, yang menyatakan Kosovo merupakan negara sekuler.

Hamiti menambahkan, pihaknya tidak melihat Islam sebagai hambatan untuk bergabung dengan Uni Eropa. Artinya, tidak ada masalah keberadaan Islam dengan identitas Kosovo.

Peranan Muslim

Lepas dari Yugoslavia dan Serbia beberapa tahun silam, negeri Kosovo mulai membangun kembali. Muslim, merupakan pihak yang mendorong perbaikan Kosovo sehingga seperti sekarang.

Namun, peranan itu seolah diabaikan lantaran ketakutan akan lahirnya negara Islam Kosovo di balkan. "Banyak dari orang-orang disini yang tidak memahami Islam sesungguhnya," kata dia.

"Yang pasti, mayoritas Muslim di sini menentang segala bentuk ekstremisme dan radikalisme berbasis agama," tambahnya.

Kosovo memiliki populasi penduduk sebanyak 2 juta jiwa. Sekitar 95 persen dari penduduk Kosovo memeluk Islam. Mereka adalah keturunan Albania

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement