Jumat 29 Jul 2011 14:36 WIB

Warga Ahmadiyah di Dua Desa di Jambi Tinggalkan Ajarannya

Warga Ahmadiyah bertaubat
Foto: Antara
Warga Ahmadiyah bertaubat

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI - Penganut Ahmadiyah di Kabupaten Sarolangun meninggalkan ajarannya dan mengikuti ajaran Islam murni dengan mematuhi larangan pemerintah untuk tidak mengembangkan ajaran yang dinilai Majelis Ulama Indonesia menyimpang tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun, Havis di Jambi, Jumat mengatakan, di daerahnya terdapat sekitar 164 orang pengikut Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang bermukim di Desa Singkut 7 dan desa Batu Putih.

"Ke 164 jemaat Ahmadiyah itu bersedia mengikuti larangan pemerintah untuk tidak meneruskan dan mengembangkan ajaran yang sebelumnya dipahami dan kembali pada ajaran Islam sesungguhnya mengakui Nabi Muhammad SAW," katanya.

Larangan pemerintah dan MUI berisikan minta penganut, pengurus Jemaat Ahmadiyah menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran Agama Islam itu kini dipatuhi dan dilaksanakan dengan baik.

Penganut Ahmadiyah di Kabupaten Sarolangun kini kian membaur dengan masyarakat sekitarnya, dan tidak beribadah secara berkelompok atau sendiri-sendiri dalam kelompoknya.

Penganut Ahmadiyah di Kabupaten Sarolangun dalam menjalankan ibadahnya kini membaur dengan umat Islam lainnya baik di masjid atau tempat ibadah mereka atau di tempat ibadah desa lainnya.

Anjuran dan aturan serta larangan yang di keluarkan pemerintah juga ditaati, dan belakangan mereka juga mengakui tidak ada nabi sesudah Nabi Muhammad SAW.

Berbagai instansi terkait secara rutin juga terus mengawasi aktivitas jemaat Ahmadiyah tersebut, dan hingga kini tidak ada kegiatan mereka yang meresahkan warga sekitar.

Hidup rukun dan tidak ada masalah dengan warga sekitar, seta kepatuhan mereka pada pemerintah setempat membuat situasi di Sarolangun tidak ada gejolak seperti daerah lainnya, seperti di pulau Jawa. Majelis Ulama Indonesia, baik kabupaten maupun provinsi juga terus melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman tentang ajaran Islam.

sumber : Ant
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement