Selasa 05 Jun 2018 16:26 WIB

JNE Bandung Kembali Tunaikan Zakat Melalui IZI

Zakat dari JNE dipakai untuk program-progam pembinaan masyarakat dhuafa.

Penyerahan zakat PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kepada IZI.
Foto: Humas IZI
Penyerahan zakat PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kepada IZI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kembali tunai dan mempercayakan Dana Zakatnya melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Jawa Barat. 

Acara dihadiri oleh Direktur Operasional JNE Edi Santosa, Kepala Regional JNE Jawa Barat Murah Lestari dan juga Kepala Cabang JNE Bandung Iyus Rustandi di Hotel Harris Bandung.

Acara tersebut juga dihadiri oleh 1.900 karyawan JNE. Perseroan juga mengundang 50 anak yatim yang juga ikut menyemarakan acara rutin tahunan ini.

Dalam sambutannya Direktur Operasional JNE Edi Santosa menyampaikan acara rutin tahunan tersebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat. 

"Mudah-mudahan dengan adanya penyaluran zakat ini yang kami percayakan kepada IZI bisa memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat yang luas," ujarnya, Ahad (3/6).

IZI mensyukuri atas kepercayaan JNE yang menunjuknya sebagai Lembaga Zakat sekaligus Mitra Strategis yang bersinergi dalam salurkan Dana Kebajikan. "

Alhamdulillah ini adalah suatu amanah dari JNE yang setiap tahunnya selalu mempercayakan dana Zakatnya lewat IZI. Insya Allah dengan dana ini kita akan melahirkan program-program yang nantinya akan dipergunakan untuk mustahik agar mereka bisa hidup mandiri," tutur Surisman Thoyib, Kepala Perwakilan IZI Jawa Barat.

Dengan adanya dana zakat rutin dari JNE ini, IZI selalu menciptakan berbagai program yang nantinya akan dimanfaatkan oleh mustahik. Seperti dana zakat sebelumnya, IZI melahirkan Program Handycraft. Pada program ini, para kaum ibu yang kurang mampu mendapat pembinaan pendampingan usaha untuk bisa menularkan kreativitasnya melalui kerajinan tangan.

"Program yang kedua adalah Cukur dan Mengemudi Mobil di mana banyak sekali masyarakat yang tertarik untuk bisa belajar setir mobil," kata Surisman Thoyib.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement