Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Keith: Hidup Sebagai Muslim Terasa Indah

Senin 07 Aug 2017 03:10 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko

Mualaf (ilustrasi)

Istanbul

Foto: visit2istanbul.com

Dia kemudian memahami bahwa Islam secara keseluruhan tidak dapat dilihat dari tindakan beberapa orang saja. Islam adalah ajarannya bukan sekadar sikap atau perilaku beberapa orang. Karena, beberapa orang Muslim bisa saja bertindak yang tidak mencerminkan ajaran Islam.

Dalam beberapa pertemuan dengan tokoh Muslim di Turki, Keith kerap menanyakan Islam. Seperti apa ajarannya. Bagai mana perkembangan Islam. Apa yang membuat masyarakat di dunia meyakini Islam. Pertanyaan tersebut diajukannya un tuk mengenal lebih dalam tentang risalah yang dibawa oleh Muhammad SAW.

Ketika mengenal Islam, dia mulai menyadari ada beberapa kemiripan dengan aga ma yang dianut sebelumnya. Pesan dari ke dua agama ini tidak pernah ada yang ber ubah, selalu sama. Tetapi, ketika bersya hadat, dia memahami Islam adalah agama yang murni. Dalam Islam, dia mem ahami ketika berdoa tidak ada perantara kepada Tuhan. Berbeda dengan agama yang dianut sebelumnya yang mengajarkan doa harus melalui perantara.

Lalu, apa gunanya perantara da lam berdoa? Dia mempertanyakan masalah ini di agama sebelumnya. Namun, Keith ti dak menemukan jawaban yang memua sakan. Mantan prajurit itu berpen da pat, seharusnya antara hamba dan Sang Pen cipta tidak perlu ada perantara. Makhluk dapat lang sung memohon kepada Tuhan. Ini lah yang diajarkan Islam dan tidak diajarkan di agamanya dahulu. Dalam Islam, Tuhan tidak me mi liki anak dan tidak diperanakkan.

Sebelum memeluk Islam, Keith mempelajari Islam selama satu tahun. Dia mulai membaca berba gai sumber untuk mengetahui pe ngetahuan tentang Islam. Dia ingin memastikan dan menyadari sepenuhnya seperti apa Islam itu. Sedikit demi sedikit mantan tentara ini mulai memahami Islam, baik dalam sisi sejarah maupun ajarannya.

Dia melihat Islam memiliki keindahan. Hidup islami dapat dilakukan dengan cara sederhana. Keith mulai benar-benar secara terbuka dan mengakui memeluk Islam pada Desember 1998 di Flo rida. Dia meminta seseorang me nyaksikan prosesnya menjadi Mus lim. Setelah mengucapkan sya hadat, dia pun resmi memeluk Islam.

Selama ini Keith mengha biskan sebagian hidupnya bekerja di bidang militer. Hampir 24 tahun. Dia telah berkeliling dunia, mengenal budaya yang berbeda. Keith telah memeluk Islam selama 18 tahun terakhir. Baginya, hidup se bagai Muslim terasa indah. Perasaan dan pikirannya terbuka luas.

"Saya rutin membaca Alkitab tiga hingga empat kali dan memahaminya dengan baik. Saya mengetahui apa yang ditanamkan ajaran itu pada diri saya. Tetapi, saya merasa ada yang tidak sesuai," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA