Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

'Tunjukkan Keindahan Islam dengan Sederhana'

Jumat 22 Jan 2016 22:32 WIB

Rep: MGROL57/ Red: Agung Sasongko

Komunitas Mualaf Ceter Indonesia mengadakan acara memungut sampah pada kegiatan car free day, di Bundaran HI, Ahad (16/11).

Komunitas Mualaf Ceter Indonesia mengadakan acara memungut sampah pada kegiatan car free day, di Bundaran HI, Ahad (16/11).

Foto: ROL/Fian Firatmaja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Isu radikal harus diakui memiliki pengaruh terhadap pandangan keluarga asal mualaf. Mereka selanjutnya cenderung mengidentikkan kekerasan dengan Islam.

Ketua Mualaf Center Indonesia, Steven Indra Wibowo mengungkap, fenomena tersebut mungkin tak pernah dirasakan umat Islam yang lahir dari keluarga Muslim.Situasi yang dialami mualaf ini semakin memperparah penolakan terhadap mereka yang baru saja bersyahadat.

"Saya juga merasakan hal yang sama. Seperti misal saja, ada pertanyaan, sejak kapan Islam itu ISIS," kata dia, Jumat (22/1).
 
Akan tetapi Steven punya kiat tersendiri untuk berdakwah di tengah stigma yang bermunculan. “Kita menunjukkan Islam apa adanya. Kita membantu orang, kita shalat, kita tidak mencampuri urusan agama orang,” ujar Steven.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA