Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Imam Asal Mesir ini Sudah Islamkan 600 Warga Jepang

Jumat 28 Nov 2014 19:12 WIB

Red: Agung Sasongko

 Imam Mohsen  Bayoumy

Imam Mohsen Bayoumy

Foto: Onislam

REPUBLIKA.CO.ID,  OSAKA -- Pada 14 tahun lalu, Imam Mohsen Bayoumy tiba di Jepang. Ia tidak banyak tahu soal negeri sakura kecuali keajaiban ekonomi negara itu selepas Perang Dunia II.

"Hanya ada beberapa masjid di Jepang selepas perang. Yang tertua berdiri di Kobe tahun 1935," ungkap Boyoumy, imam lulusan asal Al-Azhar, Kairo, Mesir, seperti dilansir Onislam, Jumat (28/11).

Boyoumy mengungkap baru tahun 1980-an, jumlah populasi Muslim di Jepang mulai meningkat. Ini terjadi, karena datangnya imigran asal Pakistan dan Indonesia. "Beberapa diantara mereka menikah dengan warga lokal. Kemudian mereka mulai mengumpulkan dana untuk konversi rumah biasa menjadi masjid," ucapnya.

Selama 10 tahun Boyoumy menghabiskan waktu berdakwah, situasi mulai berubah. Islam mulai diterima. Baik melalui pernikahan maupun memang tertarik mendalami Islam.  "Saya telah menyaksikan sekitar 600 warga Jepang masuk Islam," kata Bayoumy yang sudah menghafal Alquran sejak usia 6 tahun.

Saat ini, kata dia, Islam mulai mengakar di Jepang. Lebih dari 100.000 Muslim yang tinggal di sana. Selain itu, sekarang ada sekitar 60 masjid, banyak dari mereka didirikan di bekas rumah-rumah pribadi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA