Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Doa-Doa Penawar Kesedihan

Jumat 19 Apr 2019 14:41 WIB

Red: Agung Sasongko

Berdoa Ilustrasi

Berdoa Ilustrasi

Foto: Antara
Ada doa-doa yang penting dibaca guna meredakan dan menghilangkan kesedihan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani  melalui kitabnya yang berjudul Abwab al-Farah (Pintu Kebahagiaan), membeberkan khasiat-khasiat dari wirid dan doa.

Syekh Muhammad memaparkan, doa-doa yang penting dibaca  untuk meredakan dan menghilangkan segala bentuk kegundahan, kesusahan, dan masalah.

Baca Juga

Di antaranya seperti yang diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy'ari dengan redaksi yang cukup panjang dengan cuplikan sebagai berikut:

Allahumma inni abduka wabnu abdik wabnu ammatika nashiyati biyadika, madhin fiha  hukmuk, adlun fiyya qadhauka, asaluka bikulli ismin huwa laka sammaitu bihi nafsak aw anzaltahu fi kitabika aw 'alamtahu ahadan min khalqika awista'tsarta bihi fi 'ilmil ghiabi 'indaka an taj'alal qur'ana rabi'a qalbi, wa nura shadri, wa jala'a huzni, wa dzihab hammi.

Rasul menjelaskan, barang siapa rutin membaca doa ini, Allah akan menghilangkan kesedihan dan memperpanjang kebahagiaannya.

Ali bin Abi Thalib mengungkapkan, pula doa lain yang diajarkan Rasulullah langsung kepadanya untuk menghadapi musibah dan kesedihan. Lailaha illallahul halimul karim, subhanallah tabarakallahu rabbul 'asrsyil adhim walhamdulllahirabbil 'alamin.

Bacaan ini kerap dipakai oleh Abdullah bin Ja'far untuk mengobati penderita sakit demam dengan cara membacakan lalu meniupkannya ke pasien.

Syekh Muhammad juga menjelaskan, sewaktu ada urusan yang sangat penting dan ingin diberikan kelancaran, Rasul membaca beberapa doa dan wirid antara lain: Ya hayyu ya qayyum birahmatika astaghitsu.

Doa dengan beragam redaksi juga pernah dipanjatkan generasi salaf. Di lingkungan ahlul bait misalnya, Ali bin al-Husain memiliki doa khusus menghadapi masalah, yaitu: Abdaka bifanaika, miskinun bifanaika faqirak bifana'ika, sail bifana'ika.

Mengetahui doa ini, Imam Thawus tak pernah melewatkan berdoa tanpa membacanya. Ia pun merasakan khasiatnya sendiri, tiap masalah yang ia hadapi terselesaikan.

Imam Hasan al-Bashri juga mempunyai doa khusus keluar dari masalah, seperti dinukilkan dari kitab al-Mulasah oleh ad-Dainuri.

Ya habisa yada Ibrahim 'an dzabhi ibnihi, ya muqayyidhur rukba li Yusufa fil baladil faqri qa ghayabatil jubbi wa ja'ilahu ba'dal 'ubudiyyah nabiyyan malika, ya man sami'al hamsa min dzinnuni, fi dhulumatin tsalats, dhulmati qa'ril bahri wa dulmatillail wa dhulmati hautsi.

Wa ya radda huzni ya'quba, way a rahima abrata dawuda wa ya kasyifa dhara ayyuba, ya mujiba da'watal mudhtharrina, ya kasyifal ghammal maghmumin, shalli 'ala muhammadin wa  ala ali Muhammad wa asaluka an ta'fal bi..


sumber : Islam Digest Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA