Senin 25 Feb 2019 21:57 WIB

HNW Sambut Pemanfaatan Medsos untuk Dakwah Islam

Medsos sudah menjadi medium yang sangat efektif untuk berdakwah pada zaman sekarang.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Hasanul Rizqa
Wakil ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara dalam acara Meet-Up Ukhuwah Content Creator Muslim Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (25/2)
Foto: ist
Wakil ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara dalam acara Meet-Up Ukhuwah Content Creator Muslim Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (25/2)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Media sosial (medsos) dapat menjadi ajang unjuk kebolehan, bakat, dan kreativitas anak-anak muda. Namun, tidak sedikit konten yang cenderung merusak akhlak justru beredar di sana.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid dalam acara Meet-Up Ukhuwah Content Creator Muslim Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (25/2). Menurut dia, anak-anak muda dapat terus meningkatkan mutu medsos, terutama dengan memperbanyak konten yang berisi pesan-pesan positif.

Baca Juga

Apalagi, lanjut dia, bila kaum milenial menggiatkan konten dakwah islami di dunia maya. Hidayat menuturkan, saat ini medium dakwah tidak terbatas di mimbar saja. Sebab, esensi dakwah dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, khususnya dengan memanfaatkan medsos dari berbagai platform.

"Dulu Rasulullah SAW ketika ditanya sahabat, jika tidak menemukan perkara di Alquran dengan apa? Dengan sunnahku. Jika tidak mendapat dua-duanya dengan apa? Dengan ijtihad," kata Hidayat Nur Wahid (HNW) di ajang silaturahim Meet-Up Ukhuwah Content Creator Muslim Indonesia, di Jambo Kupi Kemang, Jakarta Selatan, Senin (25/2).

Lebih lanjut, politikus PKS itu menuturkan, medsos sudah menjadi medium yang sangat efektif untuk berdakwah pada zaman sekarang. Sebab, hampir seluruh orang, umpamanya di perkotaan, sudah melek medsos. Mereka bahkan menggunakannya secara masif.

"Jadi ada keluasan dalam berdakwah. Media sosial bisa dipakai dakwah," papar dia.

Hidayat juga mengimbau kepada para pembuat konten (content creator) Muslim untuk terus berinovasi dan berkreasi. 'Ada banyak jalan menuju Roma'. Maka, ada banyak jalan untuk melakukan kebaikan, apalagi di era kini dengan perkembangan teknologi yang kian pesat.

Sebelumnya, ketua panitia Meet-Up Ukhuwah Content Creator Muslim Indonesia, Dodi Hidayatullah menuturkan, acara itu bertujuan meningkatkan sinergi di antara para pembuat konten islami. Jumlah hadirin dalam pertemuan ini sekitar 30 orang. Dodi mengungkapkan, total pembuat konten Muslim yang terdata pihaknya mencapai 50 akun.

"Karena banyak member akun yang belum saling kenal, maka hari ini kita saling berkenalan dulu. Dan saling berbagi, misal, dia kontennya lebih ke mana. Karena kan masing-masing segmentasinya beda-beda," ujar Dodi Hidayatullah di lokasi, Senin (25/2).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement