Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Ustaz Somad: Ulama dan Habib Ikut Merdekakan Negara Ini

Selasa 11 Sep 2018 08:25 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad.

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Ribuan jamaah hadiri ceramah Ustaz Somad meski hujan lebat.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Ustadz Abdul Somad (UAS) mengisi ceramah pada acara puncak haul pendiri Kota Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie Ke-217, di Pontianak, Senin (10/9) malam. Meski hujan lebat turun, namun ribuan masyarakat Pontianak dan berbagai daerah lainnya di Kalbar tetap antusias menghadiri ustadz kondang tersebut.

Pada kesempatan itu UAS mengajak umat Islam di Kalbar untuk cinta Indonesia. Menurutnya para ulama dan habib saat kemerdekaan sangat berperan besar untuk memerdekakan Indonesia. "Para ulama dan habib tidak berbenturan dengan kecintaannya pada Indonesia. Para habib dan ulama dengan teriakan Allahu Akbar ikut memerdekakan negara ini," lanjutnya.

Ia mencontohkan kalangan habib yang ikut berkontribusi besar pada NKRI yakni Sultan Hamid II atau Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung Sultan Pontianak ke-6. "Sultan Hamid II adalah habib yang merancang lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila," ujar dia.

Baca juga, Meski Ikrarkan Cinta NKRI, Ustaz Somad Ditolak Ormas di Bali.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak para anak muda untuk berbuat dan bertindak positif. Hawa nafsu harus dilawan dengan kegiatan yang baik-baik. "Jangan ada yang ngelem dan lainnya. Anak muda harus disibukan dengan kegiatan positif," papar dia.

Dalam haul tersebut, ia menambahkan pentingnya berkuasa, kaya raya, beragama, ingat mati dan setelah mati nama tetap harum karena kebaikannya. "Seperti saat ini adanya haul Sultan Pontianak, karena beliau baik dan berbuat terbaik untuk agama dan bangsa sehingga di liang lahat pun tetap kita ingat. Nama beliau tetap harum," jelas dia.

Sementara itu, Sultan Pontianak, Syarif Melvin Alkadrie mengatakan sejumlah rangkai digelar dalam haul sultan pertama di kerajaan Kadariah Pontianak.

"Kegiatan haul berlangsung sejak 9 -10 September 2018. kegiatan haul dimulai dengan subuh akbar, kemudian ziarah agung dan berlanjut ke puncak acara yakni pelaksaan haul. Kegiatan acara haul dipusatkan di Istana Kadariah Pontianak," jelas dia.

Dalam puncak acara haul yang dalam acaranya diisi ceramah UAS, tampak juga hadir Gubernur Kalbar yang baru, Sutarmidji dan sejumlah tamu lainnya. Sehari sebelumnya, saat kedatangan UAS disambut langsung oleh Sultan Pontianak di Bandara Internasional Pontianak di Kubu Raya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA