Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Ikrar Muslimat NU Mengamalkan dan Mempertahankan Pancasila

Selasa 28 Mar 2017 13:43 WIB

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agus Yulianto

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Said Aqil Siroj melantik pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Selasa (28/3). Kiai Said Aqil juga memimpin irkar pengurus Pimpinan Pusat Muslimat NU periode 2016-2021.

"(Muslimat NU akan) mengamalkan dan mempertahankan Pancasila, UUD 1945 secara murni dan konsekuen, menegakkan akidah Ahlussunnah Waljama'ah An-Nahdliyah," kata Kiai Said Aqil saat memimpin ikrar Muslimat NU di Masjid Istiqlal, Selasa (28/3).

Muslimat NU akan memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU. Muslimat NU akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pengurus Pimpinan Pusat Muslimat NU dengan sebaik-baiknya. "Demi kepentingan NU, Muslimat NU dan kepentingan masyarakat Indonesia," ujarnya.

Dikatakan Said Aqil, Muslimat NU akan menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam rangka ikhtiar untuk pembangunan manusia yang seutuhnya. Demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT.

Pelantikan pengurus PP Muslimat NU tersebut dilakukan bersama digelarnya peringatan hari lahir (harlah) Muslimat NU ke-71. Pada harlah tersebut, sebanyak 34 ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU juga dilantik sebagai Laskar Antinarkoba.

"Harlah yang lalu di Malang kita deklarasikan Laskar Antinarkoba. Harlah sekarang pelantikannya," kata Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

Sebelumnya, Muslimat NU menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang dilaksanakan sampai Senin (27/3). Rapimnas tersebut melahirkan sejumlah kerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga. Muslimat NU bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Pertanian. Muslimat NU juga bekerja sama dengan Bos Humpuss, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA