Kamis 05 Jul 2018 16:18 WIB

Generasi Milenial Fokus Utama Memakmurkan Masjid

DMI memiliki sejumlah program pemberdayaan masjid yang telah berjalan.

Rep: Novita Intan/ Red: Agus Yulianto
Komjen Pol Sjafruddin selaku ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersilaturahim ke PP Muhammadiyah.
Foto: Dok DMI
Komjen Pol Sjafruddin selaku ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersilaturahim ke PP Muhammadiyah.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyasar generasi milenial untuk memakmurkan dan memajukan masjid di Tanah Air. Nantinya, mereka akan diedukasi soal keagamaan dan pemberdayaan ekonomi umat oleh para pengajar Muhammadiyah. 

“Program dengan DMI melakukan pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan generasi milenial, misal mereka cerdas. Tapi, jika mereka salah asuh, akan jadi anak egois, tidak peka lingkungan, mereka tidak punya sopan santun, menjadi manusia modul, maka tugas kami dan DMI mengedukasi mereka,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Kamis (5/7). 

Haedar mengatakan, pihaknya memiliki para pengajar yang berasal dari sekolah umum dan madrasah. Dengan begitu, nantinya para pengajar informal ini akan membuat kurikulum untuk para milenial. 

“Kita sedang mengolah model seperti madrasah yang berisi pembinaan masjid dan jamaah untuk generasi milenial agar tidak salah asuh. Ketika mereka (generasi milenial) memasuki paham radikalisme yang menjadi titik rawan, di situ kami mencoba mengedukasi,” ucapnya. 

Ketua Umum DMI Komjen Syafruddin menambahkan, pihaknya memiliki sejumlah program pemberdayaan masjid yang telah berjalan, seperti pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, wisata religi berbasis masjid, dan lain sebagainya. 

“Kami ingin lebih menyinkronkan program ini dengan Muhammadiyah sehingga lebih membumi dan cepat dirasakan masyarakat. Sekaligus agar umat bisa mendapatkan rezeki di samping pahala,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement