Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sopir Taksi ‘Muslim’ Usir Penumpang Gara-Gara Bawa Bir

Ahad 31 Jul 2011 08:00 WIB

Red: Didi Purwadi

Alison Dawson

Alison Dawson

Foto: www.democracyforum.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID,SHEFFIELD – Seorang sopir taksi yang diduga muslim mengusir keluar seorang penumpang wanita dari taksinya. Alasannya karena wanita tersebut membawa belanjaan berisi 12-pak bir.

Alison Dawson, nama wanita tersebut, baru saja naik dengan anaknya dan enam kantong belanja ketika sopir taksi melihatnya membawa bir. Ketika melihat bir dalam tentengan belanja Dawson, si sopir taksi langsung menyuruhnya keluar. "Anda tidak boleh masuk dengan membawa barang itu (bir –red),’’ ujar Dawson menirukan ucapan si sopir taksi.

Dawson tertegun mendengar kata-kata sopir taksi. Dia akhirnya keluar dengan membawa barang belanjaannya.
"Sopir itu menatap bir dan berkata,’Kau tidak bisa naik taksi ini. Anda bisa keluar dan cari taksi lainnya.’,’’ ujar Dawson. ‘’ Saya benar-benar terbengong-bengong. Saya panik karena anak saya yang berusia sembilan tahun, Lukas, sedang tidak enak badan. Saya ingin pulang cepat."

Dawson (46), yang tinggal di wilayah Sheffield, telah mengadukan masalahnya kepada bos perusahaan taksi tersebut. Dia tidak berpikir si sopir taksi mengusirnya bukan karena alasan agama. Dawson juga tidak ingin berpikiran bahwa dirinya diusir karena membawa minuman beralkohol.

‘’Tetapi jika ia adalah seorang sopir taksi, maka apa yang harus dia lakukan adalah pekerjaannya,’’ tandas Dawson. ‘’Saya seorang vegetarian yang bekerja pada sebuah kios pertanian. Saya tidak mengatakan bahwa saya menolak untuk melayani sosis hanya karena saya tidak memakannya.’’

Dawson tidak percaya pada diskriminasi apapun. ’’Apakah dia akan menghentikan orang-orang masuk ke dalam taksi ketika mereka sedang berada di pub?"

Belum ada informasi apakah sopir taksi yang mengusir Dawson itu adalah muslim. Tapi, ajaran Islam mengharamkan minuman beralkohol.

Chief petugas lisensi Dewan Sheffield, Clive Stephenson, mengatakan pihaknya tidak bisa mengomentari kejadian ini secara rinci karena penyelidikan sedang berlangsung. Tapi, dia tidak dapat menerima kelakuan sopir taksi tersebut. ‘’Karena, kami percaya sebagian besar sopir taksi kami menawarkan layanan yang sangat baik," katanya.

sumber : www.dailymail.co.uk
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA