Kamis, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Kamis, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Tiga Pakar Kimia Zaman Keemasan Islam

Rabu 09 Jan 2019 15:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Ilmuwan Muslim.

Foto:
Mereka antara lain berkontribusi mengembangkan alkimia dan ilmu kimia

Khalid bin Yazid

Nama Khalid bin Yazid melegenda sebagai orang Islam pertama yang ahli alkimia. Dia lahir pada 665 dan wafat 39 tahun kemudian di Damaskus. John Eberly dalam bukunya, Al-Kimia: The Mystical Is- lamic Essence of the Sacred Art of Alchemy, mengulas tentang cucu pendiri Daulah Umayyah tersebut. Saat berusia 20 tahun, Khalid berkelana ke Iskandariah, Mesir.

Di kota tersebut, dia mulai tertarik pada bidang alkimia setelah menemukan sebuah naskah tentang Batu Filsuf. Riwayat hidup Khalid bin Yazid mula-mula dirangkum antologi karya Muhammad bin Ishaq al- Nadim (wafat 995), Kitab al-Fihrist.

Menurut Ibnu al- Nadim, bangsawan Umayyah tersebut telah mengarang beberapa karya tentang alkimia. Di antaranya adalah Kitab al-Kharaz, Kitab ash-Shafa al-Kabir, Kitab ash- Shafa as-Saghir, danFirdaus al-Hikmah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA