Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Hansaray, Bukti Eksistensi Peradaban Islam di Crimea

Selasa 21 May 2019 17:37 WIB

Red: Agung Sasongko

Hansaray

Hansaray

Foto: wikipedia
Kompleks istana yang disebut

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Di Ukraina, negara bekas pecahan Uni Soviet, Eropa Timur, pernah berdiri sebuah khanate (dinasti) Islam yang berkuasa selama lebih dari tiga abad (1441-1783 M). Khanate yang berperan menyebarkan Islam di wilayah Eurasia itu bernama Khanate Crimea. Hingga kini, khanate tersebut meninggalkan jejak yang mampu menceritakan kejayaan Islam pada masa lampau.

Salah satu jejak sejarah yang ditinggalkan Khanate Crimea adalah kompleks istana para khan-sebutan untuk raja atau sultan-Tatar di kota Bakhchisaray, Pulau Crimea, Ukraina. Kompleks istana yang disebut "Hansaray" itu dibangun pada abad ke-16 dan menjadi rumah para khan penguasa Khanate Crimea.

Desain rumit istana dan menara-menara masjid di kompleks tersebut konon dibangun oleh para budak Rusia dan Ukrania di bawah komando para arsitek dari Kekaisaran Turki Usmani, Persia, dan Italia. Meski beberapa bagian bangunan telah rusak dan telah mengalami rekonstruksi, struktur konstruksi Hansaray masih sama dengan aslinya.

Beberapa bangunan dibangun di dalam kompleks tersebut ketika beberapa bangunan asli tidak dapat dipertahankan. Kini, peninggalan sejarah Islam pertengahan abad ke-16 M itu difungsikan sebagai museum.

Kompleks istana yang dikelilingi tembok itu berisi masjid, harem (tempat tinggal untuk wanita), pemakaman, ruang-ruang tempat tinggal keluarga khan, serta beberapa taman dan bangunan pendukung lainnya. Hansaray adalah satu dari beberapa istana Muslim yang ditemukan di Eropa. Dekorasi interiornya menggambarkan gaya tradisional Tatar yang 'hidup' pada abad ke-16 M.

Desain interior mayoritas bangunan istana, baik di dinding maupun langit-langit ruangan, didominasi oleh lukisan. Warna yang digunakan beragam, mulai dari hijau, kuning, biru, hitam, hingga merah yang menjadi warna paling dominan, dengan ornamen yang tidak terlalu rumit. Selain itu, pintu dan jendela istana banyak menggunakan kaca bermotif dengan warna-warna cerah yang memberikan kesan megah dan hidup pada bagian dalam bangunan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA