Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Museum di Turki Ini Dahulunya Penjara Legendaris

Selasa 12 Feb 2019 14:30 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Hasanul Rizqa

Bendera Turki di jembatan Martir, Turki

Bendera Turki di jembatan Martir, Turki

Foto: AP
Penjara itu dahulunya dipakai oleh Kerajaan Persia, Pontus, dan Bizantium

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA — Turki memiliki cukup banyak destinasi wisata sejarah. Salah satunya adalah “Alcatraz of Antolia,” yakni sebuah benteng penjara yang berlokasi di Sinop. Pada tahun lalu, ada lebih dari 500 ribu turis yang mengunjungi bangunan yang berdiri sejak abad ketujuh itu.

Penjara tersebut dahulunya dipakai oleh Kerajaan Persia, Pontus, dan Bizantium. Sejak abad ke-13, bentuknya diubah sedemikian rupa, sehingga dilengkapi sel-sel bawah tanah pada era Dinasti Turki Seljuk.

Ada 28 kamar dan 11 menara pengawas yamg terdapat di sana. Pada masa Kesultanan Utsmaniyyah, bangunan itu difungsikan sebagai tahanan negara sejak 1887. Barulah pada 1999, Penjara Alcatraz dialihfungsikan menjadi sebuah museum.

Menurut Direktur Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sinop, Hikmet Tosun, tiket untuk masuk museum itu gratis hanya untuk anak-anak, orang lanjut usia, dan veteran nasional. Pada tahun lalu, tercatat 300 ribu lembar tiket berhasil terjual. Hal itu membuktikan besarnya minat wisatawan untuk melihat-lihat bangunan historis tersebut.

Terpisah, Muammer Koroglu menilai Penjara Alcatraz merupakan tempat wisata yang mesti dikunjungi bila berkunjung ke Turki.

“Saya menyarankan pengunjung dari luar maupun orang-orang Sinop untuk mengunjungi penjara ini kapan saja," kata Koroglu seperti dilansir Daily Sabah pada Selasa (12/2).

Penjara-benteng Sinop sempat menuai kontroversi pada abad ke-20. Sebab, di sanalah tempat penahanan beberapa tokoh intelektual Turki yang berseberangan dengan rezim.

Di antara narapidana yang terkenal adalah dua sastrawan Turki, yakni Sabahattin Ali dan Aldirma Gonul. Mereka dikenal kritis terhadap pendiri Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Penjara yang sama juga pernah mengurung penulis-penulis Turki lainnya. Sebut saja, Refik Halit Karay, Ahmet Bedevi Kuran, Refi Cevat dan Burhan Felek. Ada pula tokoh politik sosialis, Huseyin Hilmi.

Bangunan di Sinop itu juga mengingatkan publik Turki pada Benteng Pulau Alcatraz di lepas pantai San Francisco, California, Amerika Serikat.

Karena keunikannya, penjara-benteng di Sinop itu menjadi tempat pengambilan gambar sejumlah seri televisi dan film. Misalnya, serial TV Turki Eskıya Dunyaya Hukumdar Olmaz, Bizim Hikaye, Parmakliklar Ardinda, Esir Sehrin Gizyaslari, film Tatar Ramazan dan Pardon (2005).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA