Selasa 28 Dec 2010 08:33 WIB

Said: Dzikir Ingatkan Kembali Kepada Allah dan Tumbuhkan Optimisme

Rep: Nashih Nashrullah/ Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengajak umat Islam untuk menjadikan dzikir nasional yang akan digelar oleh Republika, Jumat (31/12), di Masjid At-Tiin, Jakarta, sebagai momen mengingkatkan umat kepada Allah SWT. Terutama di tengah-tengah kondisi bangsa yang sedang mengalami berbagai macam persoalan dan cobaan.

“Dzikir dalam arti mengingatkan kepada Allah di dalam kondisi bangsa lagi carut marut, segala musibah bencana alam, kekacauan di mana-mana baik politik ataupun sosial,” kata dia kepada Republika di Jakarta, Senin (27/12)

Karena itu, ungkap Said, dzikir diharapkan akan memperkuat spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah. Sebab, penyelesaian problematika umat tidak bisa mengandalkan pendekatan ilmiah dan langkah-langkah manusia semata. Mengatasi persoalan di Tanah Air meski ditopang dengan pendekatan diri kepada Allah.

Dzikir kali ini diharapkan mampu membangkitkan rasa optimisme di umat Islam karena harapan keluar dari krisis masih ada. Selain itu, diharapkan melalui dzikir jiwa akan bersih, hati tulus, pikiran jernih. Dengan demikian melakukan sesuatu bisa ditempuh dengan cepat benar dan mengurangi ego, kerakusan, dan kesombongan. “Ketika kebenaran dikalahkan hawa nafsu pasti kerusakan akan terjadi kerusakan di alam semesta,”kata dia mengutip ayat Alquran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement