Kamis 09 Feb 2023 01:24 WIB

16 Ton Beras Berkualitas Habis Terjual saat Seabad NU

Beras terjual dengan cukup cepat lantaran masyarakat sangat antusias dengan acara NU

Warga menyaksikan konser dengan latar belakang gambar lima tokoh Nahdlatul Ulama menggunakan kertas berisi harapan dan doa sebanyak 26.000  saat acara Resepsi Puncak Satu Abad NU di halaman Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/8/2023). Selain itu, dalam acara Resepsi Satu Abad NU juga turut memecahkan rekor dengan tarian sufi sepanjang 2 kilometer dari Alun-alun Sidoarjo menuju Gelora Delta Sidoarjo.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Warga menyaksikan konser dengan latar belakang gambar lima tokoh Nahdlatul Ulama menggunakan kertas berisi harapan dan doa sebanyak 26.000 saat acara Resepsi Puncak Satu Abad NU di halaman Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/8/2023). Selain itu, dalam acara Resepsi Satu Abad NU juga turut memecahkan rekor dengan tarian sufi sepanjang 2 kilometer dari Alun-alun Sidoarjo menuju Gelora Delta Sidoarjo.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Sebanyak 16 ton beras berkualitas habis terjual saat peringatan seabad Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (8/2/2023).

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sidoarjo Ainun Jariyah dalam keterangan pers Rabu mengatakan, Muslimat NU turut berperan aktif dalam menyemarakkan peringatan satu abad NU tersebut.

Baca Juga

Bekerja sama dengan BUMD Pemprov Jawa Timur, yaitu PT Jatim Graha Utama, kata dia, Muslimat NU menggelar Operasi Pasar Hidmah Satu Abad NU dengan menjual beras murah untuk masyarakat.

"Total ada sebanyak 16 ton beras berkualitas yang terjual dalam operasi pasar kali ini. Dikemas dalam kemasan berukuran 5 kilogram, operasi pasar beras murah ini antusias diserbu oleh jamaah peserta yang hadir dalam Puncak Resepsi Satu Abad NU," katanya.

Ia mengatakan, beras terjual dengan cukup cepat lantaran masyarakat sangat antusias dengan adanya beras murah yang disediakan dalam kegiatan hari ini.

"Kami berterima kasih pada Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU yang telah memfasilitasi gelaran operasi pasar murah di Satu Abad NU ini," kata dia.

Operasi pasar beras murah sangat membantu masyarakat utamanya di tengah harga beras yang melonjak di pasaran. Sehingga, beras murah kali ini sangat memberikan fasilitas masyarakat untuk mengakses beras beras berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Ia menjelaskan, beras operasi pasar kali ini dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp45.000 dengan kemasan 5 kilogram. Artinya per kilogram beras dijual dengan harga Rp9.000 saja.

"Tentu ini sangat membantu masyarakat, sangat meringankan. Terbukti, tidak begitu lama, beras yang kami jual bersama BUMD Pemprov langsung terjual," ujarnya.

Salah satu pembeli beras murah dari Operasi Pasar Hidmah Muslimat NU di Puncak Resepsi Satu Abad NU, Wanti Arsiyah, mengatakan bahwa beras murah ini sangat membantu ekonomi keluarga.

"Karena saat ini harga beras di pasar sedang tinggi. Sehingga, begitu ada beras murah langsung membeli. Meski sempat kesulitan untuk membawa ke bus rombongan, menurutnya bukan menjadi masalah," ucapnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa membuka Operasi Pasar beras murah di Puncak Resepsi Satu Abad NU adalah upaya bakti untuk masyarakat agar terbantu mengakses beras murah.

Gubernur Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat ingin memberikan sumbangsih bagi para jamaah yang hadir di Satu Abad NU agar terbantu daya beli untuk beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

"Dengan bekerja sama dengan BUMD Pemprov Jatim kegiatan Muslimat NU Hidmah Satu Abad NU dengan menggelar operasi pasar beras murah ini kami dedikasikan untuk seluruh jamaah nahdliyin yang hadir dalam peringatan harlah satu abad. Total ada 16 ton yang kami sediakan dan Alhamdulillah ludes diminati pembeli yang juga adalah jamaah Satu Abad NU," ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement