Selasa , 28 November 2017, 14:37 WIB
Reuni Akbar 212 Diadakan di Monas

Alumni 212: Ini Kebangkitan Umat Islam

Rep: Fergi Nadira/ Red: Agus Yulianto
Republika/Sri Handayani
Jutaan umat Islam shalat berjamaah pada aksi 212 (Ilustrasi).
Jutaan umat Islam shalat berjamaah pada aksi 212 (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -Vice Chairman Mini Market 212, Nur Alim menyambut acara reuni akbar 212 yang akan diselenggarakan di Monumen Nasioanal (Monas), Jakarta pada 2 Desember mendatang. Acara yang dimulai dari shalat Shubuh berjamaan diperkirakan banyak dihadiri jamaah alumni 212.

Nur Alim yang juga alumni 212 dan Komunitas Indonesia Tahajud akan turut hadir pada perhelatan maulid agung sekaligus reuni akbar 212. Tujuan utama dia mengikuti acara nanti semata-mata karena Allah dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, dia menuturkan, akan melakukan Tasyakuran dengan bersyukur Jakarta saat ini dipimpin oleh pemimpin yang santun, manusiawi, adil, sayang terhadap ulama, anti reklamasi dan tidak menista agama Islam. "Tujuan saya dan teman-teman tidak lain konsolidasi persatuan umat Islam dari berbagai Mazhab, Ormas-ormas dan lapisan masyarakat Islam se-Nusantara bahkan dunia," ujar Nur Alim kepada Republika.co.id.

Umat Islam, menurutnya, harus bersatu dan bangkit memerdekakan kembali NKRI yang sedang dijajah para pemodal besar yangg merugikan negara. Dengan adanya reuni 212 ini, Umat Islam harus bersatu membeli kembali aset-aset kekayaan alam dan bisnis strategis lainnya yang telah dikuasai pemodal asing. Ekonomi umat Islam harus bangkit yaitu dengan bergotong royong berjamaah sesuai kesepakatan konstitusi UUD 45 pasal 33.

"Dengan reuni ini, kita menyatukan visi bahwa Umat Islam telah merawat Pancasila yang selama ini telah dirongtong oleh faham PKI dan liberal yang justru menuduh umat Islam Anti Pancasila," tutupnya. Dalam perhelatan esok Sabtu, Nur Alim mengajak, Komunitas pejuang ekonomi Mini Market 212, dan segenap umat Islam dari Bogor.

Berita Terkait