Jumat , 13 October 2017, 19:30 WIB

Mau Kunjungi Masjid Biru, Ini Aturannya

Rep: mgrol98/berbagai sumber/ Red: Agung Sasongko
 Seorang warga mengabadikan masjid Sultan Ahmed atau yang lebih dikenal dengan masjid Biru di Istanbul, Turki, Rabu (17/6).  (AP/Emrah Gurel)
Seorang warga mengabadikan masjid Sultan Ahmed atau yang lebih dikenal dengan masjid Biru di Istanbul, Turki, Rabu (17/6). (AP/Emrah Gurel)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Masjid Biru menjadi salah satu tempat destinasi wisata yang terkenal di Istanbul Turki. Banayak wisatawan asing muslim maupun non muslim yang datang berkunjung untuk melihat kemegahan Masjid Biru ini dan juga yang ingin mengetahui  sejarah panjang dari Masjid ini.

Jika berkunjung ke masjid ini ada beberapa peraturan yang harus diikuti yang dikeluarkan pihak masjid bagi para wisatawan. Banyaknya wiatwan asing yang datang dan bertanya bagaimana cara masuk ke masjid menjadi alasan mereka membuat peratauran ini. Wisatawan selalu bertanya-tanya bagaimana cara mengunjungi Masjid Biru.

Berikut peraturannya :

1) Rencanakan kunjungan anda ke daerah Sultan Ahmed di Istanbul. Datang dipagi hari lebih baik.  Berdoa terjadi lima kali sehari dengan panggilan pertama untuk sholat saat matahari terbit dan yang terakhir di malam hari.

Masjid tersebut ditutup selama 90 menit pada setiap waktu shalat. Hindari mengunjungi masjid pada waktu sholat (terutama hari Minggu berdoa pada hari Jumat) atau dalam waktu setengah jam setelah adzan dikumandangkan dari masjid.

2) Sebelum masuk ke Masjid, lepaskan sepatu dan masukkan ke dalam kantong plastik yang ada di pintu masuk (gratis). Ini merupakan sebagai bagian dari tradisi Muslim saat memasuki masjid. Juga tidak ada biaya untuk masuk ke Masjid Biru.

3) Jika Anda wanita mengenakan penutup kepala (kerudung) saat masuk ke Masjid Biru. Penutup kepala tersedia di pintu masuk Masjid Biru secara gratis. Letakkan penutup kain di atas kepala dengan benar yang menutupi bagian kepala dan kedua sisinya.

Ambil satu sisi dan lilitkan di sekitar leher, lalu taruh sisanya di belakang punggung dengan menutupi bahu. Jangan menutupi wajah, karena penutup itu dimaksudkan untuk menyembunyikan rambut saja.

4) Saat berada di dalam masjid, tetap diam dan jangan gunakan flash saat memotret. Karena ini adalah tempat ibadah, hindari menatap atau berfoto orang yang sedang sholat. Kunjungi masjid dengan hormat dan tenang. Saat keluar, letakkan kantong plastik bekas di tas bin yang ditunjuk dan penutup kepala ke staf tugas.

5) Dapat memberikan donasi untuk membantu menjaga Masjid di pintu keluar. Ini tidak wajib, tapi jika Anda memberi sumbangan, Anda akan mendapatkan tanda terima resmi untuk itu.