Kamis 19 Jan 2017 14:52 WIB

Kunjungan Perdana Dubes AS ke Pesantren Indonesia

Joseph R. Donovan.
Foto: US Embassy
Joseph R. Donovan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donavan melakukan kunjungan perdana ke Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam di Pabelam Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis.

Joseph R. Donavan bersama rombongan kunjungannya ke PPMI Assalaam tersebut, disambut oleh Direktur PPMI Assalaam Sukoharjo, H. Uripto Mahmud Yunus, di gedung pertemuan Assalaam, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donavan juga diberikan kesempatan bertemu seribuan santri untuk melakukan dialog terkait pendidikan. Menurut Joseph R. Donavan merupakan kehormatan besar bagi Kedubes AS untuk Indonesia karena kunjungannya ke PPMI Assalaam dapat diterima dengan baik.

"Saya baru datang di Indonesia, satu bulan lalu. Ini merupakan kunjungan resmi perdana keluar dari Jakarta. Setelah saya bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, di Istana, Kamis (12/1)," kata Joseph R. Donavan.

Menurut Donavan, Assalaam Sukoharjo merupakan pondok pesantren pertama yang dikunjungi di Indonesia. Hal ini kehormatan bagi Kedubes AS. "Saya berkunjung di Assalaam karena tertarik sekali untuk belajar lebih banyak tentang Indonesia, dan mengenai Islam di negara ini," ujar Donavan.

Selain itu, Donavan juga ingin banyak belajar bagaimana peran Islam di Indonesia. Pondok Pesantren Assalaam mengenai santri-santrinya yang merupakan masa depan ponpes ini.

Dubes AS juga menceritakan pesan tentang Indonesia dalam kunjungannya di negara ini, ternyata bangsa yang indah sangat beragam sehingga toleransi terjaga dengan baik.

"Saya tahun santri-santri belajar datang dari seluruh Indonesia. Saya ingin belajar dan tahu bagaimana para santri belajar dan bagaimana ke depannya," tutur Dubes Donavan.

Direktur PPMI Assalaam Sukoharjo Uripto Mahmud Yunus mengatakan kunjungan Dubes AS untuk Indonesia di Asslaam belum ada kesepakatan khusus karena baru pertama mengunjungi Ponpes ini.

Namun, Uripto Mahmud Yunus optimistis peluang untuk kerja sama sangat besar dengat AS terkait pendidikan atau beasiswa bagi santri berprestasi asal Assalaam ini. "Beasiswa santri Assalaam kini sudah berlangsung pertukaran pelajar," kata Uripto

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement