REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pantauan di sejumlah ritel modern di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur menunjukan stok beras premium kemasan 5 kilogram (kg) relatif terbatas.
Pantauan Republika di Super Indo Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu(30/9/2026), terlihat dua merek beras premium ukuran 5 kg. Beras merek Putri Koki dijual seharga Rp91.900, sedangkan beras merek Anak Raja dijual seharga Rp148.990.
Di Indomaret Mampang, rak beras premium ukuran 5 kg terpantau kosong. Hanya, terlihat beras kemasan 10 kg. Salah seorang karyawan toko mengatakan beras 5 kg belakangan ini memang jarang tersedia. “Berasnya suka datang, tapi jarang dan tidak terlalu sering,” ujar karyawan tersebut.
Kondisi serupa terlihat di Alfamaret jalan Bukit Duri Tanjakan. Di lokasi tersebut hanya terlihat dua merek beras premium ukuran 5 kg, yaitu Sumo dengan harga Rp95 ribu dan Sintatur Wangi seharga Rp105.500. Karyawan toko mengatakan stok beras premium 5 kg sedang sedikit.
Meski demikian, kondisi berbeda terlihat pada dua warung kelontong yang dipantau di kawasan Bukit duri Tanjakan. Kedua pedagang mengaku tidak menjual beras premium kemasan 5 kg karena tidak terlalu diminati pelanggan. “Enggak laku,” kata Saiful.
Pedagang lainnya, Fiki juga mengatakan tidak pernah menjual beras premium kemasan 5 kg. Menurut dia, tidak ada permintaan dari pelanggan untuk produk tersebut. “Enggak ada minatnya,” ujar Fiki.
Ia mengatakan, pasokan beras eceran yang dijual di tokonya masih berjalan seperti biasa dan tidak mengalami kendala berarti. Hasil pantauan ini masih terbatas pada tiga ritel modern dan dua warung kelontong sehingga belum dapat menggambarkan kondisi ketersediaan beras premium secara keseluruhan.
Meski demikian, dari lokasi yang dipantau, beras premium 5 kg terlihat lebih terbatas di sejumlah ritel modern. Pedagang kelontong yang ditemui memilih menjual beras secara eceran karena menyesuaikan permintaan pembeli.