Rabu 30 Sep 2026 17:51 WIB

Ingin Anak Anda Saleh dan Salehah? Jangan Pernah Tinggalkan 3 Perkara Berikut

Anak yang saleh bermula orang tua yang juga saleh.

Sejumlah Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah dengan latar belakang Gunung Merapi di lereng Gunung Merbabu, Jrakah, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Warga setempat melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah sesuai dengan ketetapan pemerintah pada Rabu (27/5).
Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Sejumlah Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah dengan latar belakang Gunung Merapi di lereng Gunung Merbabu, Jrakah, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Warga setempat melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah sesuai dengan ketetapan pemerintah pada Rabu (27/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Anak yang saleh adalah pelipur lara di dunia dan jariyah yang akan mengalir hingga orang tua meninggal dunia.

Tetapi mencetak generasi saleh bukan perkara mudah. Rasulullah SAW memberikan tuntutan yang komprehensif terkait ini.

Baca Juga

Apa saja? Setidaknya ada tiga faktor utama Kesalehan anak yang bisa disarikan dari berbagai riwayat yaitu sebagai berikut:

1. Berpegang teguh pada petunjuk Nabi SAW dalam mendidik dan memperlakukan anak

Sebab pertama dan yang paling utama adalah mengikuti petunjuk Nabi SAW dalam berinteraksi dengan anak-anak.

Segala kebaikan terdapat dalam meneladani petunjuk Nabi SAW. Petunjuk beliau adalah sebaik-baik petunjuk dan sunnah beliau adalah sebaik-baik sunnah.

Cara beliau memperlakukan anak-anak dilandasi kasih sayang dan kelembutan. Beliau mengungkapkan kasih sayang tersebut kepada mereka, baik melalui ucapan maupun perbuatan.

Di antara bentuknya adalah menanamkan tauhid di dalam hati mereka, mendidik mereka di atas akidah yang benar, serta mengajarkan perkara-perkara agama kepada mereka sejak kecil. Hal ini merupakan salah satu sebab terbesar bagi kesalehan anak.

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, “Suatu hari aku berada di belakang Nabi SAW. Beliau bersabda:

يا غلامُ، إني أعلِّمك كلماتٍ: احفظِ الله يحفظْكَ، احفظِ الله تجدْهُ تجاهك، إذا سألتَ فاسأل الله، وإذا استعنتَ فاستعن بالله، واعلم أن الأمةَ لو اجتمعت على أن ينفعوك بشيء، لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك، وإن اجتمعوا على أن يضروك بشيء، لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك، رُفِعَتِ الأقلام، وجفَّت الصحف

‘Wahai anak kecil, sesungguhnya aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, mereka tidak akan mampu memberikan manfaat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan bagimu. Dan seandainya mereka berkumpul untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, mereka tidak akan mampu mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.’” (HR Tirmidzi, dan ia berkata: hadis hasan sahih).

 

Berita Lainnya

Rekomendasi