Senin 21 Sep 2026 14:56 WIB

Serban Maut Abu Dujanah dan Pedang Rasulullah

Abu Dujanah memegang teguh pedang itu dengan keimanan dan keyakinan yang mendalam.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: A.Syalaby Ichsan
Sahabat Nabi (ilustrasi)
Foto: Dok Republika
Sahabat Nabi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Simak bin Kharasyah adalah sahabat Nabi Muhammad SAW dari kalangan Anshar, yang berasal dari kabilah Khazraj, keturunan Bani Saidi. Ia masih berkerabat dengan Sa‘d bin Ubadah. Biasanya, ia disapa dengan nama Abu Dujanah. Ia menjadi sosok pahlawan yang disegani dan dikagumi dari suku Khazraj. 

Abu Dujanah memiliki sehelai serban merah yang selalu dipakainya ketika berperang. Jika sudah terlihat mengenakan serban itu, semua orang tahu bahwa ia akan berangkat menuju medan perang.

Baca Juga

Muhammad Raji Hasan Kinas dalam Nafahat Athirah fi Sirah Shahabath Rasulillah SAW menuliskan bahwa Imam Abu Ja‘far al-Thabari meriwayatkan dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Zubair bahwa di Perang Uhud Rasulullah SAW menawarkan pedangnya, “Siapa yang sanggup memegang pedang ini dan menunaikan haknya?”

Zubair berdiri dan menjawab, “Aku, wahai Rasulullah.”

Tetapi, Rasulullah SAW tidak menghiraukannya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda lagi, “Siapa yang sanggup memegang pedang ini dan menunaikan haknya?”

Zubair kembali berdiri dan menjawab, “Aku, wahai Rasulullah.” Lagi-lagi, Rasulullah SAW tidak menghiraukannya.

photo
Ilustrasi kafilah dagang di gurun pasir - (saharamet.org)

Rasulullah SAW bersabda lagi, “Siapakah yang sanggup memegang pedang ini dan menunaikan haknya?”

Tiba-tiba Abu Dujanah berdiri dan menjawab, “Aku yang akan memegang pedang itu dan menunaikan haknya. Namun, apakah hak pedang itu, wahai Rasulullah?”

 

Berita Lainnya

Rekomendasi