Jumat 28 Aug 2026 07:44 WIB

Cuaca Ekstrem Terjadi di Arab Saudi, Termasuk Makkah dan Madinah

Peluang terbentuknya awan hujan disertai badai petir dan angin aktif masih berlanjut.

Cuaca mendung di Arab Saudi.
Foto: SPA
Cuaca mendung di Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) mengeluarkan peringatan cuaca merah untuk sejumlah wilayah akibat hujan lebat. Sementara hujan sedang dan badai debu diperkirakan melanda wilayah lain di Kerajaan. Suhu udara pada Kamis mencapai hingga 47 derajat Celsius.

Peringatan merah NCM mencakup wilayah Taif, Al-Kamil, Adham, dan daerah sekitarnya di kawasan Makkah, yang diperkirakan akan diguyur hujan lebat. Sementara itu, peringatan oranye untuk hujan dengan intensitas sedang dikeluarkan bagi wilayah Al-Ais, Al-Mahd, Badr, dan daerah sekitarnya di kawasan Madinah.

Baca Juga

NCM juga mengeluarkan peringatan kuning untuk hujan ringan dan badai debu di Rabigh, Jeddah, Al-Khurmah, serta wilayah sekitarnya di kawasan Makkah.

Dalam prakiraan cuaca hariannya, NCM menyebutkan bahwa badai petir sedang hingga lebat yang berpotensi menyebabkan banjir bandang, disertai hujan es dan angin kencang yang mengangkat debu serta pasir, diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Jazan, Asir, Al-Baha, Makkah, dan Madinah.

NCM menambahkan bahwa peluang terbentuknya awan hujan disertai badai petir dan angin aktif masih berlanjut di sebagian wilayah Perbatasan Utara, Jazan, serta bagian selatan Provinsi Timur dan Riyadh. Kabut juga berpotensi muncul pada malam hingga dini hari di wilayah pesisir bagian timur Kerajaan.

Suhu maksimum diperkirakan mencapai 43°C di Makkah, Arar, dan Sakaka; 42°C di Hail; 40°C di Tabuk dan Najran; 38°C di Jazan; 37°C di Jeddah; 31°C di Abha; serta 28°C di Al-Baha. Untuk prakiraan per kota, Riyadh diperkirakan berawan sebagian dengan debu melayang di udara.

Berita Lainnya

Rekomendasi