REPUBLIKA.CO.ID, Rasulullah SAW dalam berbagai hadis menjelaskan siapa saja golongan manusia yang akan menjadi penghuni surga. Di antara mereka adalah orang-orang yang beriman, adil, rendah hati, penyayang, menjaga diri dari yang haram, serta memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam Jinanul Khuldi, Naimuha wa Qushuruha wa Huruha menjelaskan menjelaskan bahwa Rasulullah SAW telah mengabarkan bahwa ada beberapa kelompok manusia yang menjadi penghuni surga.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW memerintahkan Bilal untuk mengumumkan kepada manusia bahwa tidak akan masuk surga kecuali orang yang Muslim. Ini adalah bagian dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.
Dalam riwayat lain dikatakan, "Bahwasanya tidak akan masuk surga, kecuali orang yang beriman." (HR Imam Bukhari).
Iyadh bin Hammar Al-Mujasyi'i mengabarkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Penghuni surga ada tiga: Orang yang mempunyai kekuasaan yang adil, dipercaya, dan diberi taufik, laki-laki yang penyayang dan hatinya lembut kepada setiap keluarga dan orang Muslim, serta orang berkeluarga yang menjaga diri dari hal-hal yang haram dan dari meminta-minta."
Dari Haritsah bin Wahb bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Maukah kalian aku beri tahu siapakah penghuni surga? (Yaitu) setiap orang yang tunduk dan merendahkan dirinya kepada Allah, jika bersumpah atas nama Allah, Dia pasti mengabulkannya. Maukah kalian aku beri tahu siapakah penghuni neraka? (Yaitu) setiap orang yang kasar, suka berteriak-teriak, dan sombong."
Abdullah bin Amru bin Al-Ash, Rasulullah bersabda, "Penghuni neraka adalah setiap orang yang keras, berteriak-teriak, sombong, mengumpulkan harta dan pelit, sedangkan penghuni surga adalah orang-orang lemah yang diremehkan." (HR Imam Ahmad)
Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, "Maukah kalian aku beritahu laki-laki kalian yang masuk surga? (Mereka adalah) nabi, orang yang mati syahid, orang yang baik, dan bayi baru lahir yang mati. Maukah kalian aku beritahu wanita-wanita kalian yang menjadi penghuni surga? (Mereka adalah) istri yang penyayang dan subur, pemaaf yang bila dianiaya ia berkata, 'lnilah tanganku berada di tanganmu. Saya tidak akan bisa memejamkan mata sebelum engkau ridha'." (HR Ad-Daruquthni dan Ath-Thabrani).