Kamis 16 Jul 2026 18:41 WIB

Menag: Saatnya Indonesia Ambil Estafet Kepemimpinan Peradaban Islam Dunia

Nasaruddin juga menyoroti tingginya tingkat kerukunan masyarakat Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar
Foto: Republika/Prayogi
Menteri Agama Nasaruddin Umar

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar menegaskan sudah saatnya Indonesia mengambil estafet kepemimpinan peradaban Islam dunia. Menurut dia, Timur Tengah telah menuntaskan perannya sebagai tempat lahirnya Islam, sementara Indonesia kini memiliki modal kuat untuk menjadi episentrum peradaban Islam pada masa depan.

"Sudah tidak waktunya lagi kita menunggu terlalu banyak dari Timur Tengah. Timur Tengah sudah selesai tugasnya melahirkan Islam. Tapi estafet kepemimpinan peradaban dunia Islam yang baru, kita harapkan ada di Indonesia," ujar Nasaruddin saat dalam peluncuran dan bedah buku "Seri Pemikiran Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA." di kampus UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga

Menurut Nasaruddin, Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi fondasi kuat untuk memimpin peradaban Islam. Di antaranya adalah stabilitas ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi, kondisi politik yang stabil, serta tingkat kerukunan masyarakat yang terus meningkat.

Ia menegaskan, inflasi Indonesia merupakan yang terendah dibandingkan sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga dinilai lebih baik dibandingkan beberapa negara di Timur Tengah.

"Pertumbuhan ekonomi negara muslim paling bagus adalah Indonesia. Kita di atas lima persen. Saudi Arabia sekitar tiga persen, Uni Emirat Arab empat persen, Qatar dua persen. Stabilitas politik kita juga paling baik, padahal Indonesia adalah negara yang paling plural,”kata dia.

photo
Karya seni yang ada di Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal - Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (12/12/2024). - (Republika/Prayogi)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi