Senin 22 Jun 2026 14:44 WIB

Tujuh Jamaah Haji Padang Masih Dirawat di Arab Saudi

Kemenhaj Sumbar mengungkap perkembangan terbaru kondisi jamaah haji Debarkasi Padang.

Jamaah haji Debarkasi Padang mengantre menaiki bus setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 390 jamaah haji tergabung dalam kloter pertama Debarkasi Padang tiba di tanah air.
Foto: ANTARA FOTO/Fitra Yogi
Jamaah haji Debarkasi Padang mengantre menaiki bus setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 390 jamaah haji tergabung dalam kloter pertama Debarkasi Padang tiba di tanah air.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menyebut sebanyak tujuh haji asal Debarkasi Padang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi.

"Kita doakan seluruh jamaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan dan kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sumbar M. Rifki, Ahad (21/6/2026).

Baca Juga

Merujuk data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), tujuh haji yang sedang menjalani perawatan, yakni Busnar Jamaran, Syafei Nawaar, dan Usdarti Abu Nawas asal Kota Padang.

Kemudian, Emma Yuliati dan Stafruddin Sutan Badarun asal Kota Padang Panjang. Selanjutnya Syaifuddin Wirdas Tompek dari Kabupaten Pasaman Barat dan Jasri Abu Nawas asal Kabupaten Limapuluh Kota.

Rifki mengatakan tujuh haji tersebut akan diterbangkan atau dipulangkan ke Tanah Air apabila telah dinyatakan sehat serta memenuhi syarat untuk terbang. Selain itu, Kemenhaj mencatat hingga 20 Juni 2026 sebanyak 10 haji asal Debarkasi Padang wafat di Tanah Suci.

photo
Infografis Jadwal Rencana Perjalanan Haji 2026 - (Republika)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement