Jumat 08 May 2026 20:03 WIB

Gus Ipul: Menag Nasaruddin Berpeluang Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul mengaku tak berniat mencalonkan diri sebagai ketua umum PBNU.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: A.Syalaby Ichsan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Foto: Dok Kemensos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengungkapkan Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar berpeluang mengisi kursi Ketua Umum PBNU.

Gus Ipul merujuk pada rekam jejak Nasaruddin yang pernah menjadi Katib Aam PBNU. Dalam catatan Gus Ipul, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan eks Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj pun pernah mengisi posisi Katib Aam PBNU.

Baca Juga

"Kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kiai Said kalau enggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam," kata Gus Ipul kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

photo
Menteri Agama Nasaruddin Umar (kedua kanan) berbincang dengan Ketua Dewan pembina Alkhairaat Salim Segaf Aljufri (kanan) pada peringatan haul ke-58 Guru Tua atau Sayyid Idrus bin Salim Aljufri di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (1/4/2026). - (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Gus Ipul mengatakan sampai saat ini belum ada calon Ketum PBNU yang sudah bersedia mengajukan diri. Menurut dia, kesempatan mencalonkan diri tetap terbuka lebar. "Calon-calon belum ada secara khusus, tetapi semua diberi kesempatan," ujar Gus Ipul.

Meski demikian, Gus Ipul menyebut anggota PBNU lainnya mempunyai peluang untuk mengisi jabatan Ketua Umum PBNU. Pilihan Ketum PBNU rencananya dilakukan melalui Mukhtamar NU pada Agustus 2026.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement