Jumat 24 Apr 2026 18:47 WIB

Analis: Ini yang Menjadikan Kekalahan AS Hadapi Iran Mirip dengan Perang Melawan Vietnam

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Seorang perempuan Iran menaiki kendaraan militer dalam parade anti-AS dan Israel di Teheran, Jumat (17/4/2026).
Foto: EPA/Abedin Taherkenareh
Seorang perempuan Iran menaiki kendaraan militer dalam parade anti-AS dan Israel di Teheran, Jumat (17/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Majalah Foreign Policy menyatakan konflik saat ini antara Amerika Serikat dan Iran tidak sepenuhnya mirip dengan Perang Vietnam, namun semakin mencerminkan dinamika strategis yang menyebabkan kegagalan Amerika Serikat dalam perang tersebut pada 1970-an.

Dalam artikel tentang topik tersebut, penulis Michael Hirsch mengatakan Iran secara efektif menentukan ritme dengan mengadopsi strategi mirip dengan yang diterapkan oleh pemimpin Vietnam Ho Chi Minh dan sekutunya.

Baca Juga

Strategi itu berhasil mengalahkan Amerika Serikat melalui kesabaran, ketahanan, dan tekanan politik, alih-alih keunggulan militer langsung.

Hirsch menekankan bahwa tekanan psikologis dan strategis yang dihadapi Amerika Serikat dalam perang melawan Iran saat ini sangat mirip dengan yang membingungkan kepemimpinan AS pada 1960-an selama Perang Vietnam.

Kesamaan utama terletak pada ketidakseimbangan antara kepentingan kedua belah pihak dan cakrawala waktu mereka.

Iran tampaknya siap menghadapi perang yang panjang, sementara Amerika Serikat mengupayakan hasil cepat, yang pada gilirannya membuatnya lebih rentan terhadap tekanan politik dan ekonomi internal.

Tidak ada negosiasi di bawah tekanan

Inti dari perbandingan ini terletak pada penolakan Iran untuk bernegosiasi di bawah tekanan. Hirsch membandingkan sikap ini dengan strategi Vietnam Utara, dengan mencatat bahwa "Ho Chi Minh" dan "Le Duan" berulang kali menolak tawaran Amerika hingga serangan udara dihentikan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement