REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, memperingatkan tentang konsekuensi berbahaya dari tindakan provokatif Amerika Serikat di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Hal tersebut bisa semakin memperumit situasi kawasan.
Dalam percakapan telepon Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Rabu (16/4/2026), Araqchi menjelaskan perkembangan terbaru di kawasan setelah diberlakukannya gencatan senjata.
Araqchi juga memperingatkan tentang konsekuensi berbahaya dari sikap dan tindakan provokatif Amerika Serikat di Teluk Persia dan Selat Hormuz, yang menurutnya akan menyebabkan situasi kawasan menjadi semakin rumit.
Araqchi menyampaikan apresiasi atas kebijakan China dan Rusia dalam menentang resolusi yang tidak masuk akal dan sepihak yang diajukan oleh AS di Dewan Keamanan PBB terkait perkembangan kawasan. Dia menggambarkan langkah kedua negara tersebut efektif menurunkan ketegangan.
Sementara itu, Wang Yi memuji ketahanan dan kemandirian bangsa Iran selama perang baru-baru. Dia menegaskan kesiapan Beijing untuk membantu mendorong diplomasi dan mengakhiri konflik.
Sumber:




